Pemerintah Bangun Hunian Layak Warga Pinggir Rel Pasar Senen, Seskab Teddy Tinjau Progres

Penulis -

Senin, 27 April 2026 - 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seskab Teddy Indra Wijaya bersama Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin meninjau langsung progres pembangunan hunian layak warga di sekitar Stasiun Pasar Senen, Sabtu (25/4/2026). (Foto: BPMI Setpres)

Seskab Teddy Indra Wijaya bersama Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin meninjau langsung progres pembangunan hunian layak warga di sekitar Stasiun Pasar Senen, Sabtu (25/4/2026). (Foto: BPMI Setpres)

Jakarta, Javanusa—Pemerintah mempercepat pembangunan hunian layak bagi warga yang tinggal di pinggir rel kereta api di kawasan Pasar Senen.

Program ini menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di kawasan padat perkotaan.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan, pemerintah memfokuskan pembangunan di sekitar Stasiun Pasar Senen. Kawasan ini masih dihuni warga dengan kondisi tempat tinggal terbatas.

“Sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo, pemerintah membangun hunian yang layak dan nyaman bagi warga yang selama ini tinggal di pinggir rel kereta api, khususnya di kawasan Pasar Senen, hanya 2 km dari pusat ibu kota,” ujar Teddy dalam keterangan tertulis.

Seskab Tinjau Progres Pembangunan

Pada Sabtu pagi, 25 April 2026, Teddy bersama Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (PT KAI), Bobby Rasyidin, meninjau langsung progres pembangunan hunian.

Kunjungan ini bertujuan memastikan proyek berjalan sesuai rencana dan kebutuhan masyarakat.

Selain itu, Teddy mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto telah lebih dulu mengunjungi lokasi tersebut pada 26 Maret 2026. Kunjungan tersebut menunjukkan perhatian langsung terhadap kondisi warga di sekitar rel kereta.

“Bapak Presiden sempat mengunjungi lokasi pemukiman warga tersebut pada 26 Maret 2026,” kata Teddy.

Fasilitas Hunian dan Penataan Kawasan

Hunian baru ini dibangun sekitar 500 meter dari rel kereta Pasar Senen. Pemerintah merancang kawasan tersebut dengan fasilitas penunjang yang memadai untuk kebutuhan warga.

Fasilitas tersebut meliputi tempat tinggal layak, sarana mandi, cuci, kakus (MCK), akses air bersih, tempat ibadah, serta ruang bermain anak. Dengan fasilitas ini, pemerintah menargetkan peningkatan kualitas hidup warga secara menyeluruh.

“Pembangunan dilakukan dengan cepat berkat kerja sama antara Kementerian Perumahan dan sejumlah BUMN,” lanjut Teddy.

Baca Juga :  Resmikan Pabrik Perakitan Kendaraan Listrik VKTR, Presiden Prabowo: Jadi Tonggak Industrialisasi Nasional
Program Diperluas Bertahap

Pemerintah tidak hanya fokus pada Pasar Senen. Program penataan permukiman akan diperluas ke wilayah lain secara bertahap dan berkelanjutan.

“Penataan permukiman menjadi lebih layak juga akan dilakukan di tempat lain secara bertahap dan berkala,” pungkas Teddy.

Program ini menegaskan kehadiran negara dalam menyediakan hunian layak. Pemerintah juga memastikan setiap warga memperoleh kehidupan yang lebih baik melalui penataan kawasan yang terencana. (*/BPMI Setpres)

Berita Terkait

Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa
Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan
Kapolri Ungkap Laboratorium Sabu di Aceh, Hampir 1,2 Ton Narkotika Disita
BGN Kembalikan Rp160,37 Miliar ke Kas Negara, Tindak Lanjuti Temuan BPK
MUI Desak Pemerintah Segera Putuskan Nasib Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Kapolri Ungkap Laboratorium Sabu di Aceh, Hampir 1,2 Ton Narkotika Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:41 WIB

BGN Kembalikan Rp160,37 Miliar ke Kas Negara, Tindak Lanjuti Temuan BPK

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:17 WIB

MUI Desak Pemerintah Segera Putuskan Nasib Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:06 WIB

Kapan Awal Ramadan 2027? KHGT Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh pada 8 Februari

Berita Terbaru