Pemerintah Salurkan KUR 1.000 UMKM Ekraf di Bali, Dorong Lapangan Kerja

Penulis -

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penandatanganan akad massal KUR 1.000 UMKM, Ekraf dan Bursa Wirausaha Unggulan di Auditorium Widya Sabha Universitas Udayana, Bali, Rabu (13/5/2026). (Foto: Kementerian Ekraf)

Penandatanganan akad massal KUR 1.000 UMKM, Ekraf dan Bursa Wirausaha Unggulan di Auditorium Widya Sabha Universitas Udayana, Bali, Rabu (13/5/2026). (Foto: Kementerian Ekraf)

Bali, Javanusa—Pemerintah resmi melaksanakan akad massal Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada 1.000 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) ekonomi kreatif dalam rangkaian kegiatan UMKM Ekonomi Kreatif dan Bursa Wirausaha Unggulan Provinsi Bali.

Program ini menjadi langkah konkret untuk mengoptimalkan pemanfaatan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) sebagai agunan, memperluas akses pembiayaan sektor ekonomi kreatif, serta mempercepat peningkatan rasio kewirausahaan nasional.

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia, Abdul Muhaimin Iskandar, mengatakan riset menjadi salah satu pintu untuk mempercepat kemajuan ekonomi kreatif di daerah.

“Riset sebagai salah satu pintu agar kemajuannya bisa lebih cepat dari yang kita rencanakan. Kita ingin ekosistem ekonomi yang menumbuhkembangkan UMKM dan ekonomi kreatif di Bali ini terus kita perbanyak dan menjadi contoh di seluruh provinsi-provinsi di Tanah Air kita,” ujar Muhaimin di Universitas Udayana, Rabu (13/5).

Perkuat Ekosistem Bisnis UMKM Ekraf

Kegiatan tersebut juga menghadirkan ruang temu bagi inkubator usaha berbasis teknologi dan komoditas. Langkah itu dilakukan untuk memperkuat ekosistem bisnis yang berkelanjutan dan adaptif terhadap perkembangan industri.

Muhaimin menegaskan program ini diharapkan mampu mendorong UMKM ekonomi kreatif di Bali agar semakin bangkit dan naik kelas.

Sementara itu, Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menyebut ekonomi kreatif dan UMKM memiliki peran besar dalam menciptakan lapangan kerja serta memperkuat ekonomi rakyat.

“Hari ini terdapat sekitar 1.000 penerima pembayaran KUR UMKM dan EKRAF dengan subsektor terbesar dari kuliner, fashion dan kriya. Dari kreativitas budaya ada subsektor kuliner, kriya, fashion, seni rupa, seni pertunjukan atau sekitar 13 dari 21 subsektor ekonomi kreatif yang menandatangani akad surat pada hari ini,” kata Menteri Ekraf.

Baca Juga :  MTQN ke-42 Padang Selatan Resmi Ditabuh, Maigus Nasir Minta Kecamatan Siapkan Kafilah Terbaik untuk MTQN Kota Padang
Implementasi MoU dan Perluasan Pembiayaan

Akad massal KUR untuk 1.000 UMKM ekonomi kreatif ini menjadi bentuk implementasi nota kesepahaman antara Kementerian Ekraf dan Kementerian UMKM. Program tersebut juga diarahkan untuk mempercepat peningkatan rasio kewirausahaan nasional dan menciptakan lapangan kerja berkualitas.

Riefky menjelaskan Provinsi Bali menjadi satu dari 15 wilayah prioritas ekonomi kreatif berdasarkan RPJMN. Karena itu, kolaborasi hexahelix dinilai penting untuk menghadapi berbagai tantangan sektor ekonomi kreatif.

“Kegiatan hari inilah bagian dari mendukung UMKM untuk Go National bahkan satu saat Go Global. Dengan harapan, bagaimana IP Bali ini go national dan akhirnya akan mendunia,” tambahnya.

Dalam kegiatan itu, sebanyak 239 pelaku ekonomi kreatif memperoleh akses KUR yang terbagi dalam tiga kategori, yakni KUR super mikro, KUR mikro sebesar Rp10 juta hingga Rp100 juta, serta KUR kecil di atas Rp100 juta. Total pembiayaan yang disalurkan mencapai Rp37,99 miliar.

Penyaluran KUR Nasional Tembus Rp102,8 Triliun

Perkembangan pembiayaan KUR sejak 1 Januari hingga 11 Mei 2026 telah mencapai Rp102,8 triliun dan menjangkau 1,6 juta debitur UMKM. Pembiayaan sektor ekonomi produksi mencapai 63,2 persen menuju target 65 persen.

Dari total penyaluran tersebut, sebesar Rp8,9 triliun atau 8,9 persen tersalur ke sektor ekonomi kreatif.

Khusus di Provinsi Bali, penyaluran KUR sepanjang 2026 telah mencapai Rp4,1 triliun dengan jumlah penerima sebanyak 49,8 ribu debitur UMKM. Penyaluran untuk sektor ekonomi kreatif mencapai Rp597 miliar.

Menteri UMKM Luncurkan Aplikasi Sapa UMKM

Dalam kesempatan yang sama, Menteri UMKM, Maman Abdurahman, meluncurkan aplikasi Sapa UMKM sebagai sistem pelayanan satu pintu bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di seluruh Indonesia.

“Sistem ini adalah sistem yang dilakukan diarahkan didorong oleh pemerintah daerah kepemimpinan Pak Prabowo untuk memberikan pelayanan kemudahan kepada seluruh usaha mikro kecil dan menengah di tanah air,” jelas Maman.

Baca Juga :  UMKM Naik Kelas, Hazel Handmade Padang Buktikan Kreativitas Bisa Jadi Ekonomi Hijau

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Menteri UMKM Helvi Yuni Moraza, Dirjen Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum Hermansyah Siregar, Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta, serta Rektor Universitas Udayana I Ketut Sudarsana.

Menteri Ekraf juga didampingi Staf Ahli Menteri Bidang Pendanaan dan Pembiayaan Restog Krisna Kusuma, Direktur Pengembangan dan Fasilitasi Kekayaan Intelektual Muhammad Fauzy, serta Tenaga Ahli Menteri Hasbil M Lubis bersama jajaran Kementerian Ekonomi Kreatif lainnya. (*/red)

Berita Terkait

Satgas Payakumbuh Temukan Indikasi Pengisian BBM Berulang, SPBU Diminta Perketat Pengawasan
Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar
Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak
Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar
SPKLU Center Pertama di Sumbar Diresmikan, Langkah Baru Menuju Green Province  
FIFA ASEAN CUP 2026 Jadi Berkah UMKM, Sehari Bisa Raup Omzet hingga Rp 1 Juta Sehari
Pertamina Cek Kualitas Pertalite di Padang, Sampel Diuji hingga Laboratorium Lemigas
Resmikan Al Harris Umrah, Fadly Amran Dorong Penguatan Ekonomi Haji dan Umrah

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Kaisa dan Nada Swara Gembira Rilis Selamat Ulang Tahun, Lagu Ceria untuk Momen Spesial

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026 lewat Lagu Kucing – di Tempat Biasa

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Float Rilis EP Constant Changes, Bawa Semangat Pulih lewat Yang Kembali Pulih

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Film Laut Bercerita Tayang 29 Oktober 2026, Kisah Mahasiswa Hilang di Tengah Ketegangan Yogyakarta

Berita Terbaru

Ifan resmi mundur dari GOVINDA setelah 18 tahun bersama. (Foto: IG @ade_govinda)

Hiburan

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:29 WIB