Dharmasraya, Javanusa—Pemerintah Kabupaten Dharmasraya bersama Forkopimda Plus menggelar silaturahmi dan penyambutan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Dharmasraya yang baru, Indra Gunawan, di Auditorium Kantor Bupati Dharmasraya, Pulau Punjung, Jumat (8/5/2026).
Indra Gunawan sebelumnya dilantik oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatra Barat pada Kamis (8/5/2026).
Penyambutan berlangsung hangat dan penuh suasana kekeluargaan. Kegiatan itu sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergi antarlembaga di Kabupaten Dharmasraya.
Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Dharmasraya Leli Arni, Ketua DPRD Dharmasraya Jemi Hendra, Kapolres Dharmasraya Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, serta Kapten CKE Jarman yang mewakili Dandim 0310/SSD.
Selain itu, hadir pula Danyon Kompi C Pelopor Satbrimob Polda Sumbar Martin, Ketua Pengadilan Negeri Pulau Punjung, Ketua Pengadilan Agama Pulau Punjung, Kepala Kantor Kementerian Agama Dharmasraya, Kepala Kantor Kemenag Haji dan Umrah, Kepala BPS Dharmasraya, serta Kepala BPN/ATR Dharmasraya.
Sejumlah unsur lainnya juga mengikuti kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari Kalapas Gunung Medan, pimpinan perbankan, Ketua LKAAM Dharmasraya, Ketua Dekranasda, Ketua TP PKK Dharmasraya, pejabat Pemkab Dharmasraya, camat, wali nagari, kepala OPD, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, dan berbagai elemen masyarakat.
Bupati Harapkan Sinergi Penegakan Hukum Makin Kuat
Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas kepada Indra Gunawan di Ranah Cati Nan Tigo.
“Atas nama pribadi, Pemerintah Daerah, dan seluruh masyarakat Kabupaten Dharmasraya, saya menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas di Ranah Cati Nan Tigo kepada Bapak Kajari Dharmasraya yang baru,” ujar Annisa.
Ia berharap kehadiran Kajari baru mampu menghadirkan semangat baru dalam memperkuat sinergi antara Kejaksaan Negeri Dharmasraya, pemerintah daerah, dan unsur Forkopimda lainnya.
Menurut Annisa, sinergi tersebut penting untuk mewujudkan penegakan hukum yang profesional, berkeadilan, dan berpihak kepada masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Annisa juga memaparkan profil Kabupaten Dharmasraya yang kini memasuki usia 22 tahun sebagai daerah otonom hasil pemekaran berdasarkan Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2003.
Ia menjelaskan, Dharmasraya telah memiliki lembaga pemerintahan yang cukup lengkap. Di antaranya Polres, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, Kementerian Agama, Lapas Gunung Medan, BPN, BPS, Samsat, hingga Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sumbar.
“Tinggal Komando Distrik Militer yang masih bergabung dengan Kabupaten Sijunjung dan Kota Sawahlunto. Untuk lokasi perkantoran, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya sudah menyiapkan sementara dimanfaatkan sebagai Kantor Penghubung Kodim 0310 SSD,” katanya.
Kajari Siap Kawal Pembangunan Daerah
Sementara itu, Indra Gunawan menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dan seluruh unsur Forkopimda Plus.
Mantan pejabat Kejaksaan Tinggi Yogyakarta itu menilai tantangan penegakan hukum saat ini semakin kompleks. Karena itu, ia menegaskan pentingnya kolaborasi dan koordinasi antarinstansi.
“Tantangan penegakan hukum saat ini semakin kompleks. Karena itu kami siap berkolaborasi dan berkoordinasi dengan seluruh unsur Forkopimda dan Pemerintah Daerah,” ujarnya.
Indra juga berharap dirinya dapat diterima sebagai bagian dari masyarakat Dharmasraya. Ia ingin membangun hubungan baik dengan seluruh elemen daerah selama menjalankan tugas.
“Kami berharap dapat diterima sebagai warga baru Dharmasraya dan menjalin hubungan yang baik dengan seluruh masyarakat,” katanya.
Ia menegaskan Kejaksaan Negeri Dharmasraya siap mendukung pembangunan daerah. Dukungan itu termasuk mengawal proyek strategis agar berjalan sesuai aturan dan memberi manfaat bagi masyarakat.
Selain itu, pihaknya juga membuka ruang komunikasi seluas-luasnya guna memperkuat koordinasi dan menjaga stabilitas daerah.
“Kami siap membuka ruang komunikasi dan mohon dukungan serta sinergi dari seluruh pihak agar penegakan hukum yang berkeadilan dapat terwujud di Kabupaten Dharmasraya,” tuturnya. (*/red)






