Dharmasraya, Javanusa—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dharmasraya melalui Dinas Pertanian menyalurkan sepuluh unit traktor roda dua kepada kelompok tani dari berbagai nagari di daerah itu.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Dharmasraya, Yefrinaldi mengatakan bantuan tersebut merupakan hibah Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Nilai hibah mencapai Rp 350 juta atau sekitar Rp 35 juta per unit.
Kelompok penerima merupakan kelompok aktif dan berkomitmen dalam menggarap lahan. Selain itu, mereka belum pernah menerima program pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD.
Dalam sambutan, Yefrinaldi menyampaikan dukungan tersebut merupakan hasil pertemuan Bupati Annisa dengan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Jakarta.
“Bantuan ini buah komunikasi intens Ibu Bupati dengan Menteri. Beliau dinilai peduli terhadap pertanian dan kesejahteraan petani,” ungkap Yefrinaldi.
Sektor Pertanian Masih Dominan
Ia menegaskan, pertanian masih menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Dharmasraya. Karena itu, pemerintah daerah terus memperkuat akses alsintan, kapasitas kelompok, dan pengembangan komoditas nagari.
Kelompok tani berasal dari Nagari Gunung Selasih, IV Koto Pulau Punjung, Silago, Banai, Koto Nan Empat Dibawuh, Sialang Gaung, Taratak Tinggi, Pulau Mainan, dan Lubuk Karak.
Mereka tergabung dalam kelompok seperti Sairiang Bajalan, Tuah Sakato Jaya, Cimpur Permai, Bukit Kemuning, Sinar Jaya, Tunas Unggul, Minang Harapan, Durian Takuak Rajo, Sumanik Permai, serta Singolan Jaya.
Harapan Pemerintah Daerah
Yefrinaldi berharap pengelolaan traktor transparan dan digunakan bersama. Menurutnya, bantuan traktor Dharmasraya ini dapat meningkatkan efisiensi kerja di lahan.
“Kami terus mendukung petani agar tidak meninggalkan lahan. Bantuan ini diharapkan menumbuhkan semangat dan kemandirian pangan,” ujarnya.
Wali Nagari Lubuk Karak, Apridoni Nasar menyampaikan apresiasi kepada pemkab. “Perjuangan Ibu Bupati terasa manfaatnya. Insya Allah alsintan ini kami gunakan untuk kesejahteraan petani,” tuturnya. (*/red)






