Pemkab Padang Pariaman Percepat Pembangunan Huntap Pascabencana, 1.401 Rumah Terdampak

Penulis -

Rabu, 28 Januari 2026 - 06:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis memimpin Rapat Koordinasi Pembahasan Data Rumah Rusak Akibat Bencana Alam di Ruang Rapat Sekretaris Daerah, Selasa (27/1/2026). (Foto: Kominfo Padang Pariaman)

Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis memimpin Rapat Koordinasi Pembahasan Data Rumah Rusak Akibat Bencana Alam di Ruang Rapat Sekretaris Daerah, Selasa (27/1/2026). (Foto: Kominfo Padang Pariaman)

Padang Pariaman, Javanusa—Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mempercepat pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi warga terdampak bencana alam.

Langkah ini dilakukan setelah rampungnya penyediaan hunian sementara (Huntara) dan proses validasi data kerusakan rumah.

Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis dalam Rapat Koordinasi Pembahasan Data Rumah Rusak Akibat Bencana Alam. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Sekretaris Daerah, Kantor Bupati Padang Pariaman, Selasa (27/1/2026).

Rapat dihadiri Sekretaris Daerah Rudy Repenaldi Rilis, kepala OPD, kepala bagian, serta seluruh camat se-Kabupaten Padang Pariaman. Agenda utama rapat adalah memastikan keakuratan data rumah rusak sebagai dasar kebijakan lanjutan.

Bupati menegaskan pembangunan Huntap memasuki fase krusial pemulihan pascabencana. Karena itu, seluruh proses harus berjalan tepat sasaran, transparan, dan berbasis satu data.

“Peresmian Huntara bukan akhir, tetapi jembatan menuju Huntap. Pemerintah harus memastikan warga segera memiliki hunian tetap yang layak dan aman,” ujar John Kenedy Azis.

Data Kerusakan: 1.401 Rumah Terdampak

Berdasarkan hasil verifikasi terbaru, tercatat 1.401 unit rumah terdampak bencana di Padang Pariaman. Rinciannya, 499 unit rusak ringan, 110 unit rusak sedang, dan 812 unit rusak berat.

Dari total rumah rusak berat tersebut, 76 unit hanyut, sementara 281 unit harus direlokasi ke lokasi yang lebih aman. Data ini menjadi dasar penentuan skema penanganan dan pembangunan Huntap.

Bupati menjelaskan dari 675 unit rumah rusak berat, sebanyak 74 kepala keluarga telah menempati Huntara. Sementara itu, warga lainnya menerima Dana Tunggu Hunian (DTH) sebesar Rp600.000 per bulan selama enam bulan.

Ia menegaskan, penerima Huntara tidak menerima DTH, dan sebaliknya. Namun, seluruh warga terdampak dipastikan tetap menjadi sasaran pembangunan Huntap.

Baca Juga :  Sapi Warga Dimangsa Harimau, Warga Lubuk Betung Pessel Resah
Pemulihan Ekonomi Warga Pascabencana

Selain pembangunan fisik, Pemkab Padang Pariaman juga menyiapkan program pemulihan ekonomi masyarakat. Bantuan disesuaikan dengan profesi warga yang terdampak.

Bentuk dukungan antara lain penyediaan peralatan bengkel bagi montir, bantuan ternak ayam atau itik, serta fasilitas usaha produktif lainnya. Langkah ini diharapkan mempercepat kemandirian ekonomi warga.

Untuk memastikan program berjalan efektif, Bupati meminta pemerintah kecamatan hingga nagari aktif melakukan sosialisasi. Edukasi kepada masyarakat mencakup skema Huntara, DTH, hingga pembangunan Huntap.

“Ini adalah hak masyarakat. Semua pihak harus bekerja satu data, satu arah, dan satu tujuan demi pemulihan Padang Pariaman,” tegasnya.

Bupati menutup rapat dengan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk bekerja konsisten dan optimistis. Targetnya, pembangunan Huntap dapat segera direalisasikan agar warga terdampak kembali hidup layak, aman, dan bermartabat. (*/red)

Berita Terkait

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana
Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan
BPK Periksa Kepatuhan Belanja Pemko Padang, Maigus Nasir Minta OPD Transparan
Fadly Amran Ajak LPM Perkuat Mitigasi Bencana dan Dukung Pengendalian Banjir di Padang
Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya
Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing
Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar
Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Fadly Amran Ajak LPM Perkuat Mitigasi Bencana dan Dukung Pengendalian Banjir di Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:42 WIB

Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:08 WIB

Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Jamin Seleksi Dikbang Polri 2027 Bersih, Polda Sumbar Tegaskan Pakta Integritas Bukan Sekadar Formalitas

Berita Terbaru