Pemkab Pasbar Percepat Perbaikan 172 Hektare Sawah Terdampak Bencana, Progres Sudah 26 Persen

Penulis -

Senin, 4 Mei 2026 - 07:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Pasbar melakukan perbaikan infrastruktur lahan pertanian yang mengalami kerusakan akibat bencana alam. (Foto: Diskominfo Pasbar)

Pemkab Pasbar melakukan perbaikan infrastruktur lahan pertanian yang mengalami kerusakan akibat bencana alam. (Foto: Diskominfo Pasbar)

Pasbar, Javanusa—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat mempercepat perbaikan infrastruktur lahan pertanian yang rusak akibat bencana alam, terutama kategori kerusakan ringan.

Bupati Pasaman Barat melalui Pelaksana Tugas Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Pasaman Barat, Afdal menyampaikan pekerjaan tersebut dilakukan secara swakelola. Kegiatan berlangsung di dua kecamatan, yaitu Ranah Batahan dan Talamau.

“Pengerjaan hingga kemarin progresnya telah mencapai 26 persen,” ujar Afdal.

Sebaran Perbaikan di Dua Kecamatan

Afdal menjelaskan, perbaikan di Kecamatan Ranah Batahan mencakup lahan seluas 95 hektare. Lahan tersebut tersebar pada lima kelompok tani.

Sementara itu, pengerjaan di Kecamatan Talamau menjangkau 77 hektare lahan milik tiga kelompok tani.

Secara keseluruhan, pemerintah daerah menangani perbaikan lahan sawah rusak ringan seluas 172 hektare. Kegiatan ini dilakukan melalui konstruksi Optimalisasi Lahan (Oplah).

Anggaran dan Dukungan Pemerintah

Afdal menegaskan pemerintah daerah terus mempercepat pengerjaan sesuai instruksi Menteri Pertanian. Langkah ini bertujuan memulihkan produktivitas pertanian setelah bencana.

Untuk optimalisasi lahan terdampak bencana, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp5,5 juta per hektare. Total anggaran kegiatan ini mencapai sekitar Rp946 juta.

Selain itu, pemerintah juga mengerjakan optimalisasi lahan nonrawa atau reguler seluas 754 hektare. Kegiatan ini didukung anggaran sekitar Rp4,147 miliar.

Pemerintah turut membangun infrastruktur pendukung berupa konservasi air melalui 10 unit dam parit. Total anggaran pembangunan tersebut mencapai sekitar Rp1,2 miliar.

Dampak Bencana dan Tambahan Usulan

Pemerintah pusat telah mengalokasikan dana sekitar Rp6,293 miliar untuk penanganan dampak bencana sektor tanaman pangan di Pasaman Barat. Dana tersebut disalurkan melalui pemerintah provinsi kepada kelompok tani terdampak.

Anggaran itu difokuskan untuk mendukung optimalisasi lahan sawah yang mengalami kerusakan ringan akibat bencana.

Baca Juga :  Akses Lembah Anai Kembali Dibuka 24 Jam, Penanganan Pascabencana Sudah Capai 73 Persen

Diketahui, bencana alam pada akhir November 2025 menyebabkan sejumlah lahan pertanian di Pasaman Barat terdampak banjir dan lumpur.

Selain penanganan yang berjalan, Pemkab Pasaman Barat juga mengusulkan tambahan kegiatan ke Kementerian Pertanian. Usulan tersebut disampaikan langsung oleh bupati saat mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Kepala Daerah se-Indonesia pada 20 April 2026.

Usulan tambahan mencakup rehabilitasi lahan sawah rusak sedang seluas 48 hektare dan rusak berat 50 hektare. Selain itu, pemerintah mengusulkan pembangunan lima unit dam parit serta rehabilitasi 20 unit jaringan irigasi tersier. (*/red)

Berita Terkait

Padang Mobile Masuk 5 Besar Padang Innovation Award 2026, Ini Keunggulannya
Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang
Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau
Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Erick Yusuf: Film Buya Hamka Jadi Tuntunan di Tengah Krisis Keteladanan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Visa Andrea Bocelli Belum Terbit, Imigrasi Tunggu Keputusan Kabaintelkam Polri

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Sinopsis Film Laut Bercerita dan The Doll Ghawiah, Dua Film Lokal Terbaru Tayang Hari Ini!

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Bunga Nafisa dan Deandra Nadira Rilis Single Dar Der Dor Ser, Usung Musik Endikup

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Lewat Merayu Waktu, Eltasya Angkat Kisah Sulit Melepaskan Masa Lalu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Gandeng LDR Team, Lindee Cremona Rilis Single Dewasaku Membanggakanmu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Ruth Garcia Rilis Lagu Salahkah, Ungkap Pergulatan Batin Usai Dikhianati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:05 WIB

AI Mampu Bikin Film, Nezar Patria Soroti Tantangan Baru Sensor Film

Berita Terbaru