Pemkab Tanah Datar Perpanjang Tanggap Darurat Bencana 7 Hari

Penulis -

Selasa, 9 Desember 2025 - 13:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Eka Putra memimpin rapat evaluasi di posko bantuan utama Batu Taba, Kecamatan Batipuh Selatan, Senin (8/12/2025) malam. (Foto: Prokopim Tanah Datar)

Bupati Eka Putra memimpin rapat evaluasi di posko bantuan utama Batu Taba, Kecamatan Batipuh Selatan, Senin (8/12/2025) malam. (Foto: Prokopim Tanah Datar)

Tanah Datar, Javanusa— Pemerintah Kabupaten Tanah Datar memperpanjang masa tanggap darurat bencana selama tujuh hari, terhitung mulai 10 hingga 17 Desember 2025.

Keputusan ini disampaikan langsung oleh Bupati Eka Putra, SE.MM dalam rapat evaluasi yang digelar di posko bantuan utama Batu Taba, Kecamatan Batipuh Selatan, Senin (8/12/2025) malam.

Rapat yang dihadiri Wakil Bupati Ahmad Fadly, Ketua DPRD Anton Yondra, Dandim 0307 Tanah Datar, Kapolres Tanah Datar dan Padangpanjang, Kajari, Sekda, serta sejumlah pejabat OPD, Kabag, Camat, dan undangan lainnya itu membahas kondisi terkini wilayah terdampak.

Bupati Eka Putra menjelaskan, perpanjangan tanggap darurat diperlukan karena masih ada pengungsi yang membutuhkan logistik, serta sejumlah daerah yang memerlukan perbaikan akses jalan, jembatan, lahan pertanian, dan rumah warga.

“Dari kajian bersama DPRD, Kapolres, Dandim, BPBD, dan OPD terkait, perpanjangan tanggap darurat selama tujuh hari penting agar seluruh unsur pemerintah dapat fokus menanggulangi bencana,” ujarnya.

Kalaksa BPBD Tanah Datar, Ermon Revlin, menyebut bencana yang dipicu curah hujan tinggi dan angin kencang telah merusak jembatan, lahan pertanian, rumah warga, fasilitas ibadah, serta fasilitas umum di beberapa kecamatan. Kecamatan yang terdampak paling parah antara lain Batipuh Selatan, Batipuh, dan X Koto.

Ermon menambahkan, meski tanggap darurat sebelumnya sudah berlaku selama 14 hari, kondisi pengungsi masih membutuhkan perhatian khusus, terutama logistik.

Beberapa wilayah, seperti Subarang Luak Batipuh Baruah, belum bisa diakses kendaraan karena masih menggunakan jembatan darurat dan rumah warga banyak yang tertimbun material longsor. “Karena itu, perpanjangan tanggap darurat sangat diperlukan,” katanya. (*/red)

Baca Juga :  Safari Ramadhan Bupati di Lintau Buo Utara, Warga Sampaikan Irigasi hingga Pupuk Subsidi

Berita Terkait

Maju ke Tingkat Nasional, Kelurahan Sawah Padang Aua Kuniang Pamerkan Segudang Inovasi Pelayanan dan Ekonomi
BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:13 WIB

Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:18 WIB

Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:29 WIB

SPKLU Center Pertama di Sumbar Diresmikan, Langkah Baru Menuju Green Province  

Rabu, 30 September 2026 - 12:23 WIB

FIFA ASEAN CUP 2026 Jadi Berkah UMKM, Sehari Bisa Raup Omzet hingga Rp 1 Juta Sehari

Selasa, 29 September 2026 - 17:42 WIB

Pertamina Cek Kualitas Pertalite di Padang, Sampel Diuji hingga Laboratorium Lemigas

Minggu, 27 September 2026 - 16:36 WIB

Resmikan Al Harris Umrah, Fadly Amran Dorong Penguatan Ekonomi Haji dan Umrah

Sabtu, 26 September 2026 - 21:58 WIB

Pertalite Diduga Tercampur Material Asing, Pertamina Periksa 6 SPBU di Padang dan Agam

Berita Terbaru