Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang mematangkan persiapan menghadapi Penilaian Kabupaten/Kota Pangan Aman (KKPA) Tahun 2026 melalui pendampingan yang dilakukan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Padang. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kota Padang, Senin (15/6/2026).
Pertemuan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, Plt. Kepala BBPOM di Padang Elyunaida, Kepala Bappeda Padang, Kepala Dinas Kesehatan Padang, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Padang, Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Padang, Kepala Dinas Pertanian Padang, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Padang beserta jajaran.
BBPOM Dampingi Pengisian Tools Penilaian
Dalam kegiatan tersebut, BBPOM di Padang memberikan pendampingan pengisian tools mandiri bersama Sekretariat Daerah Kota Padang dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Pada kesempatan itu, Plt. Kepala BBPOM di Padang Elyunaida juga melakukan pertemuan dengan Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa.
Pendampingan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat koordinasi dan sinergi lintas sektor dalam mempersiapkan pengisian tools penilaian. Upaya tersebut merupakan bagian dari self-assessment implementasi keamanan pangan di Kota Padang.
Setiap indikator penilaian ditelaah bersama guna memastikan program keamanan pangan berjalan secara efektif, terukur, dan berkelanjutan.
Melalui kolaborasi yang terbangun antara Pemerintah Kota Padang dan BBPOM di Padang, kesiapan Kota Padang menghadapi Penilaian KKPA Tahun 2026 diharapkan semakin optimal.
Pemko Padang Targetkan Predikat Kota Pangan Aman
Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa menyampaikan apresiasi kepada BBPOM di Padang yang telah memberikan pendampingan dalam persiapan penilaian tersebut.
“Kita berterima kasih kepada Ibu Plt Kepala BBPOM, yang sudah memberikan pendampingan kepada Kota Padang untuk penilaian KKPA 2026. Sesuai arahan Bapak Wali Kota, kita ingin menjadi Kota Pangan Aman untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Padang,” kata Raju Minropa.
Keamanan Pangan Jadi Tanggung Jawab Bersama
Sementara itu, Plt. Kepala BBPOM di Padang Elyunaida menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung keberhasilan program keamanan pangan.
“Melalui kolaborasi yang kuat antara Pemerintah Kota Padang dan BBPOM di Padang, diharapkan kesiapan Kota Padang dalam menghadapi Penilaian KKPA Tahun 2026 semakin optimal,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa keamanan pangan membutuhkan keterlibatan semua pihak demi melindungi kesehatan masyarakat.
“Keamanan pangan adalah tanggung jawab bersama. Karena pangan yang aman hari ini merupakan investasi bagi kesehatan masyarakat di masa depan,” tutur Elyunaida. (*/red)






