Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) dan Perumda Padang Sejahtera Mandiri (PSM) bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait pelayanan awak bus K1 Trans Padang.
Kedua pihak berkomitmen meningkatkan kualitas layanan sekaligus menindak petugas yang melanggar standar operasional prosedur (SOP).
Perumda PSM telah memanggil dan meminta keterangan langsung dari awak bus terkait persoalan tersebut pada Rabu (4/11/2026). Langkah ini bertujuan menggali informasi secara menyeluruh sebelum menentukan tindakan penyelesaian.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang, Yudi Indra Sani, Dewan Pengawas Perumda PSM, Indra Noveri, dan Kepala Divisi Trans Padang, Aulil Amri, menyampaikan hal tersebut di Padang, Kamis (5/11/2026).
Perumda PSM Siapkan Sanksi bagi Awak Bus yang Melanggar SOP
Dewan Pengawas Perumda PSM, Indra Noveri, memastikan pihaknya telah meminta keterangan dari pengemudi dan pramuniaga yang terlibat dalam permasalahan pelayanan tersebut.
“Sopir bersama pramuniaganya sudah dipanggil, sudah digali, dan sudah dimintai keterangan,” ujar Indra Noveri.
Ia menegaskan, Perumda PSM berkomitmen memperbaiki kualitas pelayanan Trans Padang. Pihaknya juga akan menerapkan sanksi tegas, spesifik, dan terukur terhadap awak bus yang tidak menjalankan tugas sesuai SOP.
“Perumda PSM tentu berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan, memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan handal bagi seluruh pengguna Trans Padang,” katanya.
Sementara itu, awak bus yang terlibat telah menyampaikan permohonan maaf secara personal kepada pengguna Trans Padang. Mereka juga menyatakan kesiapan menerima sanksi dan berkomitmen menjalankan tugas secara profesional.
Dishub Padang Instruksikan Peningkatan Keramahtamahan
Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang, Yudi Indra Sani, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Perumda PSM untuk menindaklanjuti laporan masyarakat.
Koordinasi tersebut mencakup pemanggilan pihak terkait, permintaan keterangan, serta pemberian teguran hingga surat peringatan bagi petugas yang terbukti melanggar SOP.
Selain penegakan aturan, Dishub Padang juga meminta pengelola Trans Padang memberikan pembekalan lanjutan kepada seluruh pengemudi dan awak bus.
“Kita menginstruksikan kepada pengelola Trans Padang, yaitu Perumda PSM, untuk mengadakan pengarahan kepada seluruh pengusaha maupun pengemudi untuk memberikan arahan terkait hospitality, keramahtamahan, dan peningkatan pelayanan Trans Padang ini,” kata Yudi.
Menurutnya, sikap ramah menjadi bagian penting dalam memberikan pelayanan transportasi publik yang berkualitas.
“Pramugara harus ramah melayani kepada penumpang karena memang Trans Padang ini dibuat untuk kenyamanan, keamanan, keandalan bagi penumpang,” ujarnya.
Seluruh Awak Bus Trans Padang Akan Mendapat Pembekalan
Sebagai tindak lanjut, Perumda PSM bersama Dishub Kota Padang akan mengumpulkan seluruh awak bus Trans Padang dalam waktu dekat.
Pertemuan tersebut bertujuan memperkuat pemahaman mengenai standar pelayanan, keramahtamahan, serta profesionalitas dalam menjalankan tugas.
Langkah ini diharapkan dapat mencegah terulangnya persoalan serupa sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi umum di Kota Padang.
Perumda PSM Sampaikan Permohonan Maaf kepada Masyarakat
Kepala Divisi Trans Padang, Aulil Amri, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang memberikan kritik dan masukan terhadap pelayanan Trans Padang.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada selebgram yang telah mencoba memberikan kritik dan saran terhadap pelayanan Trans Padang kepada masyarakat,” ujar Aulil.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna transportasi umum yang merasa kecewa atas kejadian tersebut.
“Kami juga meminta maaf kepada masyarakat yang mungkin merasa kecewa atas beberapa hal yang telah terjadi pada pelayanan di Trans Padang,” katanya.
Pemerintah Kota Padang, Dishub, dan Perumda PSM mengapresiasi masukan masyarakat sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki pelayanan.
Ketiganya juga mengajak warga untuk bersama-sama menjaga keberadaan Trans Padang sebagai transportasi publik yang aman, nyaman, dan dapat diandalkan. (*)






