Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang terus memperkuat komitmennya dalam membangun pendidikan berbasis nilai-nilai keagamaan.
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Haflah Tahfiz ke-4 di MIT Saqu Dar El-Iman, Jalan S. Parman, Kelurahan Lolong Belanti, Kecamatan Padang Utara, Sabtu (14/6/2025).
Maigus menyebut pendidikan berbasis Al-Qur’an merupakan pondasi penting dalam membentuk generasi yang kuat, tangguh, dan berakhlak mulia.
“Menghafal Al-Qur’an adalah langkah awal melahirkan generasi kuat dan tangguh. Kekuatan itu ada pada Al-Qur’an,” tegasnya.
Program Smart Surau Jadi Pilar Pendidikan Qurani
Menurut Maigus, Pemerintah Kota Padang telah menetapkan arah kebijakan pendidikan melalui program unggulan Smart Surau.
Program ini mewajibkan siswa SD menghafal minimal satu juz Al-Qur’an, dan dua juz untuk siswa SMP.
“Kami ingin setiap anak Kota Padang tumbuh dengan kekuatan spiritual yang kokoh. Ini sejalan dengan visi kami untuk menjadikan Padang sebagai kota pintar dan sehat, berlandaskan agama dan budaya,” jelasnya.
Dukungan Beasiswa untuk Penghafal Al-Qur’an
Maigus juga menyampaikan pemerintah sedang menjajaki kerja sama dengan institusi pendidikan di Timur Tengah.
Tujuannya, membuka peluang beasiswa bagi anak-anak penghafal Al-Qur’an melalui program Kartu Padang Juara.
“Kami tengah mempersiapkan langkah strategis agar mereka bisa mengakses pendidikan lebih tinggi, dan berpotensi menjadi kader ulama masa depan,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Maigus mengimbau para orang tua agar terus mendukung anak-anak dalam menghafal dan mencintai Al-Qur’an.
“Tidak ada keraguan dalam mendidik anak mencintai Al-Qur’an. Anak penghafal Al-Qur’an akan tumbuh cerdas, kuat secara emosional, dan berakhlak mulia,” pungkasnya. (*/red)






