Pemko Padang Dorong Graduasi PKH Agar Warga Mandiri Secara Ekonomi

Penulis -

Kamis, 11 September 2025 - 14:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir memimpin Rapat Koordinasi Penurunan Angka Kemiskinan di Aula Dinas Kesehatan Kota Padang, Rabu (10/9/2025). (Foto: Diskominfo Padang)

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir memimpin Rapat Koordinasi Penurunan Angka Kemiskinan di Aula Dinas Kesehatan Kota Padang, Rabu (10/9/2025). (Foto: Diskominfo Padang)

Padang, Javanusa—Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus berupaya memastikan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) yang dinyatakan graduasi atau keluar dari kepesertaan, benar-benar mampu mandiri secara ekonomi.

Hal itu ditegaskan Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, saat memimpin Rapat Koordinasi Penurunan Angka Kemiskinan di Aula Dinas Kesehatan Kota Padang, Rabu (10/9/2025).

“Yang pertama, kita ingin tahu sejauh mana kesiapan pendamping PKH. Saat ini jumlah penerima PKH lebih dari 19 ribu kepala keluarga. Kita berharap ada progres nyata agar masyarakat yang sudah puluhan tahun mendapat pendampingan bisa lepas dari bantuan, karena masih banyak masyarakat lain yang menunggu perhatian dan layanan,” ujar Maigus.

Menurutnya, target graduasi harus dengan program yang jelas, terukur, dan berorientasi pada kemandirian. “Graduasi harus menghasilkan masyarakat yang mapan, kuat lahir dan batin, terutama dalam hal ekonomi,” tegasnya.

Dalam rapat tersebut, disepakati sejumlah langkah:

    1. Pendataan ulang KPM dengan pemetaan berdasarkan desil satu hingga lima. Hasilnya ditargetkan rampung pada 25 September 2025.
    2. Identifikasi KPM potensial yang sudah dianggap mampu menuju rumah tangga mandiri, sehingga bisa lepas dari bantuan.
    3. Sinergi dengan Baznas Kota Padang, mengingat faktor kemiskinan juga terkait dengan mental dan sikap.

Maigus mengungkapkan, pendapatan Baznas Padang mencapai sekitar Rp19 miliar per tahun. Selama ini dana tersebut lebih banyak dialokasikan untuk pendidikan dan kesehatan.

Namun, dengan adanya program Kartu Padang Juara serta dukungan BPJS gratis, dana Baznas diharapkan bisa lebih difokuskan pada bantuan ekonomi kerakyatan.

“Kami ingin dana pendidikan dan kesehatan dari Baznas bisa dioptimalkan untuk memperkuat ekonomi masyarakat. Ini sejalan dengan program Smart Surau, yaitu pemberdayaan ekonomi jamaah. Dengan dukungan keagamaan, mental masyarakat terbangun dan mereka mendapat sokongan dari komunitas tempat beribadah,” tutup Ketua TKPK Padang ini. (*/red)

Baca Juga :  Kota Padang Raih Peringkat 5 Nasional JDIHN dan Juara 1 Indeks Reformasi Hukum

Berita Terkait

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang
Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau
Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba
Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Kemenhaj Catat 244 Kasus Haji dan Umrah, Potensi Kerugian Jemaah Capai Rp247,65 Miliar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:43 WIB

Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Pakai Direct Flight, Hindari Transit Singapura-Malaysia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:07 WIB

Kemenhaj Perkuat Pengawasan Umrah, Antisipasi Situasi Darurat dan Force Majeure

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Pembentukan Museum Haji Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Menhaj Irfan Yusuf Buka Suara soal Pengangkatan Anaknya sebagai Tenaga Ahli

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Jadwal Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Masuk Asrama Mulai 10 April

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:17 WIB

Belanja Haji Tembus Rp4 Triliun, Menhaj Dorong UMKM Daerah Perluas Pasar

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Menhaj Perketat Istitaah Kesehatan Jemaah Haji, Imbau Travel Pilih Penerbangan Langsung

Berita Terbaru