Padang, Javanusa—Wali Kota Padang, Fadly Amran mengukuhkan Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kota Padang, di Ruang Bagindo Aziz Chan, Kantor Balai Kota Padang, Rabu (28/5/2025).
Dalam pengukuhan TKPK Kota Padang yang diketuai Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir itu, Fadly Amran menekankan penanggulangan kemiskinan merupakan bagian penting dari upaya mewujudkan visi dan delapan misi Pemerintah Kota Padang.
“Kita memiliki tiga strategi utama dalam penanggulangan kemiskinan. Pertama mengurangi beban pengeluaran masyarakat melalui pemberian bantuan sosial dan subsidi bagi kelompok rentan. Kedua meningkatkan pendapatan masyarakat dengan program pemberdayaan sosial ekonomi. Selanjutnya ketiga yaitu meningkatkan infrastruktur dasar pemukiman, seperti akses jalan, sanitasi, dan air bersih,” jelas Fadly Amran.
Baca Juga: Wako Fadly Amran: Realisasi Pendapatan Daerah Capai 99,02 Persen
Fadly Amran mengungkapkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Padang saat ini mencapai angka 84,38, lebih tinggi dibandingkan IPM Provinsi Sumbar maupun rata-rata nasional.
“Tingkat pertumbuhan ekonomi kita sebesar 4,65 persen, sementara tingkat pengangguran berada di angka 9,88 persen. Meskipun mengalami penurunan, angka ini masih merupakan yang tertinggi di antara kabupaten/kota di Sumatera Barat. Ini akan menjadi pekerjaan rumah bagi TKPK Kota Padang,” tambahnya.
Lebih lanjut, Fadly membeberkan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per Desember 2024, persentase penduduk miskin di Kota Padang tercatat sebesar 4,06 persen atau sekitar 41.400 jiwa.
Baca Juga: Wako Fadly Amran Lepas Pawai Ta’aruf Khatam Alquran dan Wisuda Iqra’ MDTA Nurul Ihsan
Angka tersebut menunjukkan penurunan sebesar 0,11 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
“Semoga dengan penguatan kelembagaan TKPK dan implementasi strategi yang terintegrasi, permasalahan kemiskinan di Kota Padang dapat diatasi secara lebih efektif dan berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (*/red)






