Pemko Padang Gelar Pasar Murah di Tiga Kecamatan, Harga Sembako Dijual di Bawah Pasar

Penulis -

Rabu, 20 Mei 2026 - 07:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah warga berbelanja di pasar murah yang digelar Pemko Padang. (Foto: Diskominfo Padang)

Sejumlah warga berbelanja di pasar murah yang digelar Pemko Padang. (Foto: Diskominfo Padang)

Padang, Javanusa—Pemerintah Kota (Pemko) Padang mengintensifkan pengendalian inflasi melalui Operasi Pasar Murah di tiga kecamatan, yakni Padang Utara, Koto Tangah, dan Kuranji.

Hari pertama Operasi Pasar Murah berlangsung di Tempat Evakuasi Sementara (TES) Jalan Pinang Sori II, Kelurahan Air Tawar Timur, Kecamatan Padang Utara, Selasa (19/5/2026).

Kepala Bidang Penyelenggaraan Kebutuhan Pokok Penting, Edrian Edward, menyebut langkah tersebut untuk menjaga stabilitas ekonomi mikro untuk meredam kenaikan harga bahan pokok menjelang Hari Raya Iduladha 1447 H.

Menurutnya, intervensi pasar menyasar kawasan permukiman padat penduduk agar masyarakat menengah ke bawah bisa langsung merasakan dampak penurunan harga bahan pokok.

Distributor Utama Turun Langsung ke Permukiman Warga

Setelah pelaksanaan di Padang Utara, Operasi Pasar Murah berlanjut di Kecamatan Koto Tangah pada 20 Mei 2026 dan Kecamatan Kuranji pada 21 Mei 2026.

Melalui program tersebut, Dinas Perdagangan Padang memotong rantai distribusi dengan menghadirkan distributor utama dan penyedia besar langsung ke tengah masyarakat.

Bulog, PPI, CP Tani Makmur, hingga PT Genta Raya ikut menyuplai kebutuhan pokok harian selama kegiatan berlangsung.

Kehadiran distributor itu bertujuan menjaga ketersediaan beras, telur, minyak goreng, gula, dan cabai agar tetap dijual di bawah harga pasar tradisional.

“Kegiatan ini dalam rangka untuk mengendalikan inflasi, dalam rangka menyambut Hari Raya Iduladha dan juga stabilitas harga barang pokok penting yang ada di pasar,” kata Edrian Edward.

Harga Minyak Goreng Lebih Murah dari HET

Penerapan harga khusus di lokasi TES Air Tawar Timur mendorong peningkatan daya beli warga karena selisih harga cukup signifikan.

Untuk minyak goreng subsidi, misalnya. Produk dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp15.700 per liter dijual Rp15.000 per liter.

Baca Juga :  Tiru Pengelolaan Galeri, Dekranasda Kota Padang Kunjungi Dekranasda Jatim

Selisih harga tersebut membantu mengurangi pengeluaran rumah tangga secara langsung di tingkat eceran.

Selain itu, pemerintah juga menyalurkan subsidi tambahan melalui kupon potongan harga kemitraan.

Sebanyak 300 warga yang datang sejak pagi menerima kupon subsidi senilai Rp5.000 per lembar.

“Dengan kuota maksimal dua lembar kupon per orang, setiap warga langsung mengantongi potongan harga instan senilai Rp10.000,” katanya.

Dinas Perdagangan Kota Padang menilai pelaksanaan pasar murah di Pinang Sori II menjadi barometer efektivitas kebijakan pengendalian harga daerah.

Warga Akui Pasar Murah Ringankan Pengeluaran Rumah Tangga

Salah seorang warga Air Tawar Timur, Dewianra Wita, mengaku pasar murah membantu menjaga kebutuhan rumah tangga di tengah kenaikan harga bahan pokok.

“Kami sangat bersyukur sekali dengan adanya kegiatan pasar murah di  shelter Kelurahan Air Tawar Timur. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa berlanjut hendaknya di masa yang akan datang,” ungkapnya.

Dewianra menambahkan produk yang dijual distributor cukup lengkap dan mencakup kebutuhan harian selain bahan pangan pokok.

“Alhamdulillah tadi kita sudah beli minyak goreng, telur, gula, juga sabun mandi, sabun cuci, juga makanan camilan, dan segala macamnya. Kalau untuk harganya jauh berbeda, jadi lebih menguntungkan bagi kami ibu-ibu rumah tangga,” tambahnya. (*/red)

Berita Terkait

XLSMART Bawa Solusi Pemberdayaan Perempuan Indonesia ke W20 USA 2026
Fadly Amran Lantik Indra Noferi sebagai Dewas Perumda PSM Padang
Tekan Inflasi dan Lonjakan Harga Cabai, Pemko Padang Gelar Gerakan Pangan Murah di Batang Arau
Fadly Amran Sambut Investasi Green SM Rp500 Miliar, Taksi Listrik Segera Hadir di Padang
Maigus Nasir Resmikan Kampung Budi Daya Ikan Air Tawar di Kelurahan Pisang, 53 Keluarga Terima Bantuan
Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung
Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain
Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Pemko Padang Targetkan 523 Huntap Rampung pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:59 WIB

Padang Mobile Masuk 5 Besar Padang Innovation Award 2026, Ini Keunggulannya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:09 WIB

DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:33 WIB

Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:52 WIB

Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau

Berita Terbaru

XLSMART membawa program Sisternet ke W20 USA 2026 untuk memperkuat keterampilan digital dan ekonomi perempuan Indonesia. (Foto: XLSMART)

Ekonomi Bisnis

XLSMART Bawa Solusi Pemberdayaan Perempuan Indonesia ke W20 USA 2026

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:21 WIB

Pemko Padang menargetkan 523 unit hunian tetap rampung pada 2027. Pembangunan tersebar di Balai Gadang, Sungkai, dan Kampung Lalang. (Foto: Pemko Padang)

Kota Padang

Pemko Padang Targetkan 523 Huntap Rampung pada 2027

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:12 WIB