Pemko Padang Gelar Pelatihan Pintar PBJ, Perkuat Mitigasi Risiko Pengadaan Barang dan Jasa

Penulis -

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemko Padang menggelar Pelatihan Pintar PBJ di Balai Kota Padang, Kamis (9/7/2026). (Foto: Pemko Padang)

Pemko Padang menggelar Pelatihan Pintar PBJ di Balai Kota Padang, Kamis (9/7/2026). (Foto: Pemko Padang)

Padang, Javanusa—Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Pintar PBJ (Smart Procurement) bertema “Mitigasi Risiko dalam Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah” yang berlangsung di Balai Kota Padang, Kamis (9/7/2026).

Kegiata tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Padang, Raju Minropa, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Didi Aryadi, Inspektur Kota Padang Sonny Budaya Putra.

Peserta terdiri atas 86 Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan 101 Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) di lingkungan Pemko Padang.

Sekdako Padang Raju Minropa mengapresiasi Bagian Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah yang konsisten meningkatkan kapasitas sumber daya manusia bidang pengadaan secara berkala.

Ia menjelaskan, ekosistem pengadaan barang dan jasa terus berkembang serta memiliki potensi risiko pada setiap tahapan. Risiko tersebut muncul mulai dari proses perencanaan hingga serah terima hasil pekerjaan.

Raju juga mengingatkan seluruh pelaku pengadaan, terutama PPK, agar selalu mengutamakan kepatuhan administrasi (administrative compliance).

Menurutnya, kemampuan mengenali potensi kerawanan sejak awal menjadi kunci untuk menghindari kontrak yang cacat administrasi maupun spesifikasi teknis yang menimbulkan multitafsir.

“Mitigasi risiko bukanlah sebuah pilihan, melainkan kewajiban (mandatory) demi menghindari keterlambatan kegiatan, kegagalan serah terima, maupun potensi benturan hukum yang dapat merusak integritas tata kelola pemerintahan,” ujar Raju Minropa.

Ia menambahkan, setiap perubahan maupun kendala di lapangan harus terdokumentasi secara resmi dan dituangkan dalam adendum yang akuntabel.

“Setiap perubahan atau kendala di lapangan harus tercatat resmi dan dituangkan dalam adendum yang akuntabel. Forum Pintar PBJ ini jangan sekadar menjadi rutinitas seremonial, tetapi manfaatkan secara interaktif untuk membedah kasus-kasus riil di lapangan. Sehingga target pembangunan Kota Padang dapat terealisasi secara amanah dan bebas dari permasalahan hukum,” katanya.

Baca Juga :  Fadly Amran Apresiasi Jaselisa, Gerakan Jalan Sehat Sambil Pungut Sampah
Hadirkan Narasumber Berkompeten

Pelatihan tatap muka ini menghadirkan narasumber dari Inspektorat Kota Padang, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, serta internal Bagian PBJ Kota Padang.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari implementasi Surat Edaran Wali Kota Nomor 700.206/insp/2026 tentang optimalisasi penyelesaian tindak lanjut hasil temuan pemeriksaan terhadap penyedia barang dan jasa pemerintah.

Kepala Bagian PBJ sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, Novalino, menjelaskan kegiatan ini menggunakan anggaran APBD Kota Padang Tahun Anggaran 2026 melalui DPA-SKPD Bagian PBJ pada Sub Kegiatan Pembinaan dan Advokasi.

Ia mengatakan, pelatihan ini mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah serta Surat Edaran Wali Kota Padang Nomor 000.3.1/198/BU-PDG/2025. Regulasi tersebut menjadi dasar untuk meningkatkan capaian Indeks Tata Kelola Pengadaan (ITKP) daerah.

Novalino menambahkan, beberapa bulan sebelumnya pelatihan sempat berlangsung secara daring karena keterbatasan anggaran. Saat itu, pembahasan mengenai dukungan Wajib Halal Oktober 2026 bersama BPJPH Sumbar tetap berjalan dengan baik. Meski demikian, Pemko Padang terus memprioritaskan kualitas materi dan kompetensi narasumber demi menjaga mutu belanja publik daerah.

Tujuan utama dari pelatihan Pintar PBJ ini adalah memberikan pemahaman mendalam mengenai manajemen risiko kepada seluruh pelaku pengadaan.

“Kami ingin mendorong proses pengadaan yang efektif, efisien, dan akuntabel guna mendukung program unggulan Pemko Padang, seperti Padang Amanah, Padang Rancak, dan UMKM Naik Kelas agar dapat berjalan tepat waktu tanpa hambatan,” ujar Novalino. (*)

Berita Terkait

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen
Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang
KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Gateball Kota Padang Raih Emas Perdana Porprov Sumbar 2026 lewat Double Putra

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:54 WIB

Edo Vernando Sumbang Emas Pertama Biliar Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Perebutan Gelar Memanas, Martin dan Marquez Cuma Terpaut 2 Poin

Berita Terbaru

Mikel Arteta sepakat memperpanjang kontrak di Arsenal. (Foto: IG @mikelarteta)

Olahraga

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Okt 2026 - 08:06 WIB