Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang bergerak cepat menangani longsor yang terjadi di Perumahan Graha III Sungai Lareh RT 07 RT 01, Kelurahan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah pada Jumat pagi (21/6/2024).
Longsor tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun berdampak pada satu rumah warga dan akses jalan yang terhambat. Diperkirakan kerugian mencapai Rp 10 juta.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang Hendri Zulviton mengatakan Tim Reaksi Cepat (TRC) segera melakukan survei ke lokasi kejadian. Dan pihaknya juga berkoordinasi dengan Dinas PUPR Padang untuk pengerahan alat berat mini ke lokasi.
Baca Juga: Banjir dan Pohon Tumbang di Koto Tangah, Pemko Padang Sigap Bantu Warga
“Untuk mempercepat proses evakuasi material longsor, kita mengerahkan alat berat ke lokasi,” ujar Hendri Zulviton, Sabtu (22/6/2024).
Sementara itu, Camat Koto Tangah, Fizlan Setiawan menjelaskan pihaknya bersama dengan kelurahan sudah berupaya membersihkan material longsor sejak kemarin. “Insya Allah hari ini semuanya selesai,” tukasnya.
Bersihkan Material Pohon Tumbang
Pada Minggu (23/6/2024) pagi, TRC BPBD Padang melakukan pembersihan material pohon tumbang yang menimpa rumah warga di RT 03 RW 04 Tanjuang Aur, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tanggah.
Kalaksa mengatakan rumah milik warga atas nama Yuliani itu tertimpa pohon rambutan sepanjang 20 meter dengan diameter 60 cm.
“Pohon tumbang itu mengakibatkan kerusakan sampai 60 persen. Taksiran kerugian sekitar Rp 5 juta. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa,” tuturnya.
Dengan kondisi cuaca yang kadang berubah dengan cepat, pihaknya mengimbau agar warga selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana. (jn01)






