Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan

Penulis -

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pedagang mulai menjalani aktivitas perdagangan di basement Blok II dan Blok III Pasar Padang. (Foto: Pemko Padang)

Pedagang mulai menjalani aktivitas perdagangan di basement Blok II dan Blok III Pasar Padang. (Foto: Pemko Padang)

Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang menata kawasan Pasar Raya dengan memindahkan pedagang dari Jalan Sandang Pangan ke basement Blok II dan Blok III.

Langkah ini bertujuan menyediakan tempat berdagang yang legal, aman, dan lebih layak bagi para pedagang.

Kepala Bidang Sarana dan Pelaku Distribusi Dinas Perdagangan Kota Padang, Hafiz Maulana, mengatakan pemerintah terus melengkapi fasilitas pendukung di lokasi baru tersebut.

Sejumlah pekerjaan masih berlangsung agar pedagang dan pengunjung dapat beraktivitas dengan lebih nyaman.

“Pedagang yang selama ini berjualan di Sandang Pangan itu sudah kita pindahkan di lokasi basement Blok II dan Blok III tersebut. Kita berupaya agar semua pedagang dapat mendapatkan sarana tempat yang legal dan aman untuk mereka berdagang,” kata Hafiz, Senin (26/10/2026).

Dinas Perdagangan Lengkapi Fasilitas Basement

Penataan dan revitalisasi basement Blok II dan Blok III Pasar Raya Padang melibatkan sejumlah perangkat daerah. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang telah menyelesaikan pekerjaan sarana dan prasarana dasar.

Selanjutnya, Dinas Perdagangan melengkapi fasilitas penunjang untuk meningkatkan kenyamanan pengguna pasar. Salah satu pekerjaan yang sedang disiapkan ialah pemasangan sistem exhaust di basement Blok II guna memperlancar sirkulasi udara.

Pemko Padang juga memperbaiki jalur ramp dari Jalan Sandang Pangan agar kemiringannya tidak terlalu curam. Perbaikan ini diharapkan meningkatkan keamanan akses bagi masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.

Selain itu, pemerintah akan memperbaiki fasilitas kamar mandi di basement Blok II yang sebelumnya terbengkalai.

Hafiz mengakui penyempurnaan fasilitas membutuhkan waktu. Namun, pemerintah berharap pedagang dapat mulai berjualan sambil menunggu penyelesaian seluruh sarana pendukung.

“Dalam perbaikan ini memang membutuhkan waktu. Kami berharap kepada masyarakat dan pedagang dapat masuk terlebih dahulu beraktivitas, untuk sarana prasarana kita lengkapi dalam waktu sesegera mungkin,” ujarnya.

Baca Juga :  Ratusan Ribu Warga Ikuti Tsunami Drill 2025, Fadly Amran: Ini Latihan Kesiapsiagaan Bencana
Panduan Akses ke Basement Blok II dan III

Untuk memudahkan pengunjung menemukan lokasi pedagang, Dinas Perdagangan menyiapkan akses masuk dan memasang spanduk penunjuk arah di kawasan Pasar Raya Padang.

Pengunjung yang datang dari Jalan Imam Bonjol, tepatnya dari arah Balai Kota Lama, dapat melewati Jalan Sandang Pangan ke arah utara. Selanjutnya, pengunjung akan menemukan gedung berwarna biru sebagai lokasi basement Blok II dan gedung berwarna oranye untuk basement Blok III.

Sementara itu, pengunjung dari Jalan Pasar Raya Baru, di sekitar deretan bioskop CGV, dapat menggunakan akses yang berbeda.

Untuk menuju basement Blok III, pengunjung bisa masuk melalui lobi gedung berwarna oranye, kemudian turun menggunakan tangga. Adapun akses menuju basement Blok II tersedia melalui Jalan Gang Bemo, sekitar 50 meter dari jalan utama.

Pemko Ajak Masyarakat Berbelanja di Lokasi Baru

Pemko Padang mengimbau para pedagang yang telah direlokasi agar segera menjalankan aktivitas perdagangan di basement Blok II dan Blok III. Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk mengunjungi kedua lokasi tersebut dan berbelanja langsung kepada pedagang.

Dukungan pengunjung diharapkan membantu menghidupkan kembali aktivitas perdagangan di area basement Pasar Raya. Di sisi lain, penyempurnaan fasilitas secara bertahap diharapkan membuat kawasan tersebut semakin nyaman dan mudah diakses.

Penataan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menyediakan ruang usaha yang lebih tertib bagi pedagang di Pasar Raya Padang. (*)

Berita Terkait

Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi
Gerakan Pangan Murah Payakumbuh, Cabai Merah Dijual Rp50 Ribu per Kg
Pemko Padang dan UPTD PPD Padang Perkuat Sinergi, Optimalkan PAD Lewat Inovasi Layanan Pajak Kendaraan
Gandeng BRI, Pemko Padang Pacu PAD Lewat Digitalisasi Retribusi dan Pajak Daerah
Optimalkan PAD Lewat Digitalisasi, Pemko Padang Jajaki Kerja Sama dengan BRI
Bank Nagari Turunkan Bunga Kredit Pegawai, ASN dan PPPK Bisa Nikmati Promo Cashback
Siti Nurbaya Food Raih Terbaik II IHYA 2026, UMK Binaan KAI Sumbar Tembus Nasional
5 Tips Menghindari Blind Spot saat Berkendara Motor, Pengendara Wajib Tahu

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:43 WIB

Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Pakai Direct Flight, Hindari Transit Singapura-Malaysia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:07 WIB

Kemenhaj Perkuat Pengawasan Umrah, Antisipasi Situasi Darurat dan Force Majeure

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Pembentukan Museum Haji Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Menhaj Irfan Yusuf Buka Suara soal Pengangkatan Anaknya sebagai Tenaga Ahli

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Jadwal Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Masuk Asrama Mulai 10 April

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:17 WIB

Belanja Haji Tembus Rp4 Triliun, Menhaj Dorong UMKM Daerah Perluas Pasar

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Menhaj Perketat Istitaah Kesehatan Jemaah Haji, Imbau Travel Pilih Penerbangan Langsung

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:20 WIB

484 Mahasiswa Timur Tengah Ikuti Tes CAT Daring Seleksi Petugas Haji Arab Saudi 2027

Berita Terbaru

SMPN 17 Padang menjadi sekolah percontohan dalam uji coba awal pengembangan dan implementasi LMS Ruang Kelas Digital. (Foto: Pemko Padang)

Pendidikan

SMPN 17 Padang Jadi Sekolah Percontohan LMS Ruang Kelas Digital

Selasa, 27 Okt 2026 - 18:19 WIB