Pemko Padang Siapkan 3,5 Hektare Lahan Huntap bagi Korban Banjir Koto Tangah

Penulis -

Sabtu, 13 Desember 2025 - 15:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemko Padang menyiapkan sekitar 3,5 hektare lahan untuk pembangunan huntap bagi warga terdampak banjir. (Foto: Diskominfo Padang)

Pemko Padang menyiapkan sekitar 3,5 hektare lahan untuk pembangunan huntap bagi warga terdampak banjir. (Foto: Diskominfo Padang)

Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang menyiapkan sekitar 3,5 hektare lahan untuk pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak banjir.

Penyediaan huntap ini menjadi bagian dari pemulihan jangka panjang pascabencana, setelah korban sebelumnya ditempatkan di hunian sementara (huntara).

Saat ini, korban banjir masih menempati huntara di Rumah Khusus, Kecamatan Koto Tangah. Namun, pemerintah daerah bersama pemerintah pusat berencana melanjutkan penanganan dengan membangun hunian permanen yang lebih layak dan aman.

Kepala Dinas Pertanahan Kota Padang, Desmon Danus, mengatakan lahan yang disiapkan tersebar di tiga lokasi di Kecamatan Koto Tangah. Total luas lahan yang tersedia mencapai sekitar 3,5 hektare.

“Kita memiliki sekitar 3,5 hektare lahan di tiga lokasi yang berpotensi dijadikan lokasi hunian tetap,” kata Desmon Danus, Sabtu (13/12/2025).

Ketiga lokasi tersebut berada di kawasan Bumi Perkemahan Air Dingin, Kelurahan Balai Gadang; kawasan Desaku Menanti di Air Dingin, Balai Gadang; serta lahan di belakang Kantor Camat Koto Tangah.

Desmon merinci, lahan milik Pemko Padang di kawasan Bumi Perkemahan Balai Gadang memiliki luas sekitar 2,98 hektare.

Sementara lahan di kawasan Desaku Menanti seluas kurang lebih dua hektare, namun sekitar 1,5 hektare di antaranya telah digunakan untuk bangunan, seperti Kantor Dinas Sosial dan kawasan perumahan.

“Sedangkan di belakang Kantor Camat Koto Tangah luasnya sekitar 3.000 meter persegi,” ujarnya.

Meski lahan telah tersedia, pembangunan huntap masih menunggu arahan dan keputusan dari Wali Kota Padang, termasuk penetapan lokasi yang akan digunakan.

Selain itu, pemerintah juga tengah melakukan pendataan terhadap warga yang berhak menerima hunian tetap.

“Pihak terkait saat ini sedang mendata calon penerima huntap agar sesuai dengan ketentuan,” kata Desmon.

Baca Juga :  19 Anak Kota Pariaman Ikuti Pelatihan Bahasa Jepang dan Inggris di Sukabumi

Jika pemerintah pusat telah menetapkan kepastian pembangunan hunian tetap di Kota Padang, proses pembangunan diperkirakan membutuhkan waktu sekitar empat hingga lima bulan.

Pembangunan huntap ini diharapkan dapat membantu korban banjir kembali menjalani kehidupan yang lebih stabil dan layak setelah terdampak bencana. (*/red)

Berita Terkait

Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba
Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana
Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan
BPK Periksa Kepatuhan Belanja Pemko Padang, Maigus Nasir Minta OPD Transparan
Fadly Amran Ajak LPM Perkuat Mitigasi Bencana dan Dukung Pengendalian Banjir di Padang
Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya
Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing
Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:17 WIB

BPK Periksa Kepatuhan Belanja Pemko Padang, Maigus Nasir Minta OPD Transparan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Fadly Amran Ajak LPM Perkuat Mitigasi Bencana dan Dukung Pengendalian Banjir di Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:42 WIB

Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:08 WIB

Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027

Berita Terbaru

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah. (Foto: Kemnaker)

Nasional

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Okt 2026 - 20:41 WIB