Pariaman, Javanusa—Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman menjalin kerja sama dengan PT Nusantara Digitech Solusi (NDS) dalam pengelolaan pajak daerah berbasis digital.
Kolaborasi ini menyasar Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) melalui penerapan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus memperkuat transparansi pengelolaan pajak di Kota Pariaman.
Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman di Jakarta, Kamis (22/1/2026). Penandatanganan dilakukan oleh Wali Kota Pariaman Yota Balad dan Direktur Utama PT NDS Darmadi di PT Danareksa.
Pajak Cerdas Berbasis AI
Wali Kota Pariaman Yota Balad menyebut, kerja sama ini mencakup implementasi sistem Pajak Cerdas (Smart Tax) berbasis Artificial Intelligence. Sistem tersebut memungkinkan pengawasan pajak dilakukan secara otomatis, terintegrasi, dan real-time.
“Kerja sama ini meliputi implementasi Pajak Cerdas melalui fitur Smart Tax, integrasi sistem Pemko Pariaman dengan Super Apps IndoChat, serta optimalisasi monitoring pajak daerah secara digital,” ujar Yota Balad.
Menurutnya, transformasi digital ini ditujukan untuk meningkatkan akurasi pencatatan transaksi dan meminimalkan kebocoran penerimaan daerah.
Digitalisasi untuk Tingkatkan PAD dan Transparansi
Yota Balad menegaskan, Pemko Pariaman terus berupaya meningkatkan PAD tanpa membebani masyarakat.
Pemanfaatan teknologi menjadi salah satu strategi untuk menciptakan sistem pajak yang adil dan transparan.
“Digitalisasi ini bukan hanya soal teknologi, tetapi juga soal membangun kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan daerah,” kata Yota.
Ia menambahkan, NDS merupakan perusahaan teknologi AI yang telah bermitra dengan Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI dalam penguatan kedaulatan digital menuju Indonesia Emas 2045.
Dukungan Media Digital dan Videotron
Selain pengelolaan pajak, kerja sama juga mencakup penyediaan media digital untuk informasi publik.
NDS akan memasang videotron outdoor berukuran 4 x 8 meter di Kota Pariaman.
Videotron tersebut akan digunakan untuk informasi pajak daerah, program pembangunan, serta promosi pariwisata Kota Pariaman. Langkah ini strategis untuk memperluas jangkauan komunikasi pemerintah kepada masyarakat.
Profil NDS
PT Nusantara Digitech Solusi (NDS) dikenal sebagai perusahaan teknologi nasional yang fokus pada solusi digital sektor publik. Perusahaan ini mengembangkan sistem pencatatan dan pemungutan pajak berbasis AI, termasuk SmartTax.
NDS telah menjalin kemitraan dengan berbagai pemerintah kabupaten/kota di Indonesia. Tujuannya adalah meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pendapatan daerah tanpa membebani APBD.
Direktur Utama PT NDS Darmadi menjelaskan, kerja sama ini akan memanfaatkan ekosistem digital yang dimiliki NDS. Salah satunya melalui aplikasi IndoChat.
“IndoChat bukan sekadar aplikasi chatting, tetapi juga menyajikan berita pemerintahan dan informasi dari Dinas Kominfo Kota Pariaman,” ujar Darmadi.
Ia berharap, aplikasi ini dapat memperluas akses informasi masyarakat terhadap layanan dan kebijakan pemerintah daerah.
Fitur Unggulan IndoChat
Beberapa fitur yang akan tersedia dalam IndoChat antara lain:
-
- Peta lokasi restoran, hotel, dan destinasi wisata
- Menu iOffice untuk transaksi di restoran dan hotel
- Kanal informasi resmi Pemko Pariaman
Fitur-fitur tersebut diharapkan mendorong integrasi layanan publik dalam satu platform digital.
Darmadi menyebut, implementasi sistem ini memberikan sejumlah manfaat strategis bagi Pemko Pariaman.
Salah satunya adalah pencegahan kebocoran pajak dan retribusi daerah.
“Pencatatan transaksi dilakukan secara real-time pada database PBJT Kota Pariaman,” jelasnya.
Selain itu, sistem ini menggunakan slip setoran resmi Pemko Pariaman melalui printer Smartax 365.
Manfaat lainnya meliputi kemudahan penyusunan laporan dan penghimpunan big data sebagai bahan analisis kebijakan daerah.
Dengan kerja sama ini, Pemko Pariaman menegaskan komitmennya terhadap transformasi digital layanan publik. Digitalisasi pajak daerah menjadi fondasi penting menuju tata kelola keuangan yang modern, transparan, dan berkelanjutan. (*/red)






