Pariaman, Javanusa—Pemerintah Kota Pariaman memperkuat pengawasan obat dan makanan dengan membentuk Tim Terpadu yang melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Langkah ini merupakan hasil kerja sama dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Padang sebagai bentuk komitmen menjaga keamanan konsumsi masyarakat.
Wali Kota Pariaman, Yota Balad, menyampaikan tim ini bertujuan meningkatkan efektivitas pengawasan sekaligus memberikan edukasi kepada pedagang dan konsumen terkait standar keamanan produk.
Ia menegaskan pentingnya peran aktif Dinas Kesehatan dan OPD lain dalam menjalankan tugas pengawasan ini.
“Kami ingin setiap makanan yang beredar di Pariaman, terutama jajanan anak-anak di sekolah dan produk kuliner di pusat keramaian, terjamin kebersihannya serta bebas dari bahan berbahaya,” ujar Yota.
Lindungi Konsumen dan Dukung Industri Rumahan
Selain pengawasan, upaya ini juga mendukung visi Pemko Pariaman yaitu satu rumah satu industri rumah tangga. Yota berharap, pelaku industri kecil dapat memproduksi makanan yang memenuhi standar kesehatan dan mendapatkan label dari BBPOM.
“Kami mengimbau agar pelaku industri makanan menjaga kehigienisan produk dan memastikan seluruhnya berlabel BBPOM,” tambahnya.
BBPOM Dukung Langkah Proaktif Pemko Pariaman
Plt Kepala BBPOM Padang, Hilda Murni menyambut baik inisiatif pembentukan Tim Terpadu. Ia menilai langkah ini akan memperkuat koordinasi dan efektivitas pengawasan di lapangan.
BBPOM Padang, kata Hilda, juga telah membuka layanan rutin di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Pariaman setiap Senin pada minggu pertama dan Jumat pada minggu ketiga setiap bulannya.
“Kami mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan segera melaporkan jika menemukan produk yang mencurigakan,” imbaunya. (*/red)






