Pemko Payakumbuh Bedah 100 RTLH, 75 Rumah Dapat Dukungan TKD

Penulis -

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta menyerahkan bantuan peningkatan kualitas RTLH kepada penerima, Selasa (11/8/2026). (Foto: MC Payakumbuh)

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta menyerahkan bantuan peningkatan kualitas RTLH kepada penerima, Selasa (11/8/2026). (Foto: MC Payakumbuh)

Payakumbuh, Javanusa—Pemerintah Kota Payakumbuh menargetkan perbaikan 100 rumah tidak layak huni (RTLH) sepanjang 2026.

Program ini menyasar keluarga berpenghasilan rendah sekaligus menjadi bagian dari upaya mengurangi persoalan hunian di daerah tersebut.

Dari total 100 rumah, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran untuk 25 unit melalui APBD Kota Payakumbuh.

Sementara itu, 75 unit lainnya mendapat dukungan tambahan Transfer ke Daerah (TKD) 2026 dari pemerintah pusat.

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta menyerahkan bantuan peningkatan kualitas RTLH kepada 75 penerima pada Selasa (11/8/2026). Para penerima bantuan tersebut tersebar di lima kecamatan di Kota Payakumbuh.

Penyerahan berlangsung di Gedung Pelatihan Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kelurahan Ibuh. Program ini menyasar warga yang membutuhkan peningkatan kualitas tempat tinggal.

Payakumbuh Masih Hadapi 847 RTLH

Data pemutakhiran 2026 mencatat Kota Payakumbuh memiliki 36.845 unit rumah. Dari jumlah tersebut, sebanyak 847 unit masih tergolong rumah tidak layak huni.

Selain RTLH, pemerintah juga mencatat backlog perumahan mencapai 9.578 unit. Angka tersebut menunjukkan kebutuhan hunian layak masih menjadi tantangan bagi pemerintah daerah.

Pemko Payakumbuh menggunakan data tersebut sebagai dasar dalam menentukan kebijakan dan mengarahkan anggaran. Langkah itu bertujuan agar program perumahan menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan.

Zulmaeta menilai persoalan hunian tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik bangunan. Menurutnya, rumah juga memiliki peran penting dalam membentuk kehidupan keluarga.

“Rumah bukan sekadar bangunan tempat berteduh. Rumah adalah tempat tumbuhnya keluarga, tempat membangun harapan, serta fondasi dalam menciptakan masyarakat yang sehat, aman, dan sejahtera,” kata Zulmaeta.

Pemko Dorong Kolaborasi Penanganan Hunian

Zulmaeta menyebut dukungan TKD memperlihatkan adanya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Kolaborasi tersebut penting untuk memperluas akses masyarakat berpenghasilan rendah terhadap hunian yang layak.

Baca Juga :  Kunjungi Diskominfo Pariaman, Puluhan Pelajar SMP NIBIIS Dibekali Literasi Digital dan Etika Bermedia Sosial

Ia juga meminta penerima memanfaatkan bantuan secara optimal. Menurutnya, perbaikan rumah harus memberikan dampak nyata terhadap kualitas kehidupan keluarga.

“Saya berharap seluruh bantuan yang diberikan benar-benar dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat dan keluarganya,” ujarnya.

Di sisi lain, pemerintah daerah menyadari penanganan RTLH membutuhkan dukungan lintas sektor. Pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dunia usaha, lembaga sosial, dan masyarakat memiliki peran dalam memenuhi kebutuhan hunian layak.

“Ke depan, tantangan penyediaan rumah layak huni masih cukup besar. Oleh sebab itu, saya mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi, baik dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dunia usaha, lembaga sosial, maupun masyarakat,” katanya.

Bantuan RTLH Libatkan Keswadayaan Masyarakat

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Kota Payakumbuh Marta Minanda menjelaskan bahwa program bantuan stimulan rumah swadaya memiliki cakupan lebih luas.

Program tersebut tidak hanya memperbaiki kondisi fisik rumah. Penerima juga terlibat dalam proses pembangunan melalui prinsip keswadayaan.

“Penyelenggaraan pemberian bantuan merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas rumah tidak layak huni menjadi layak huni, mendukung pengentasan kemiskinan, mengurangi kesenjangan sosial dan meningkatkan kualitas permukiman,” kata Marta.

Upaya penanganan RTLH di Payakumbuh juga telah berlangsung selama beberapa tahun. Sepanjang 2017 hingga 2025, Pemko Payakumbuh membantu pembangunan baru dan peningkatan kualitas 1.814 unit RTLH.

Program tersebut menggunakan berbagai sumber pembiayaan. Sumber anggaran antara lain berasal dari APBN, APBD, Baznas, serta tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR.

Nilai Bantuan Naik Jadi Rp60 Juta

Marta mengatakan pemerintah juga meningkatkan nilai bantuan stimulan rumah swadaya. Pada 2017, bantuan pembangunan rumah tercatat sebesar Rp10 juta.

Baca Juga :  Kebersamaan Antar Daerah, Pemko Padang Ulurkan Bantuan Bagi Pedagang Pasar Payakumbuh

Pada 2026, nilai bantuan mencapai Rp60 juta untuk pembangunan baru. Sementara itu, bantuan peningkatan kualitas rumah mencapai Rp35 juta.

Kenaikan nilai bantuan tersebut diharapkan mendukung perbaikan hunian secara lebih optimal. Pemerintah juga berharap penerima ikut menjaga dan memanfaatkan rumah setelah pembangunan selesai.

“Selamat kepada penerima bantuan. Semoga rumah yang dibangun dapat dipelihara dan dimanfaatkan dengan baik sehingga memberikan manfaat bagi keluarga,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Padang Mobile Masuk 5 Besar Padang Innovation Award 2026, Ini Keunggulannya
Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang
Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau
Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:09 WIB

DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:33 WIB

Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:52 WIB

Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terbaru