Bukittinggi, Javanusa—Sebanyak 188 keluarga terdampak bencana di Kabupaten Padang Pariaman menerima bantuan pemulihan ekonomi dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp564 juta.
Bantuan tersebut menjadi bagian dari program usaha untuk membantu masyarakat kembali menjalankan aktivitas ekonomi setelah terdampak bencana.
Penyerahan bantuan berlangsung di Istana Bung Hatta, Bukittinggi, Rabu (30/9/2026). Asisten I Sektretariat Pemerintahan Provinsi Sumatera Barat (Setdaprov Sumbar) Ahmad Zakri menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Wakil Bupati Padang Pariaman Rahmat Hidayat.
Penyerahan itu berlangsung dalam kegiatan Sosialisasi Langkah Strategis Penanggulangan Kemiskinan Berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Kabupaten/Kota Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026.
Bantuan untuk Bangkitkan Ekonomi Keluarga
Program tersebut menyasar masyarakat yang mengalami dampak ekonomi akibat bencana. Pemerintah berharap bantuan dapat membantu penerima manfaat memulai kembali usaha yang sempat terganggu.
Wakil Bupati Padang Pariaman Rahmat Hidayat mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, khususnya Gubernur Sumatera Barat, kepada masyarakat di daerahnya.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dan masyarakat, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat atas bantuan ini. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat yang terdampak bencana, terutama untuk membantu mereka kembali menjalankan usaha dan memulihkan perekonomian keluarga,” ujar Rahmat.
Menurut Rahmat, penerima manfaat perlu menggunakan bantuan tersebut secara produktif. Dengan begitu, bantuan dapat menjadi modal untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan keluarga.
“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para penerima. Jadikan bantuan ini sebagai modal untuk bangkit, mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan keluarga, dan secara bertahap memulihkan kehidupan setelah bencana,” lanjutnya.
Pemkab Padang Pariaman Perkuat Sinergi Pascabencana
Rahmat menegaskan, Pemkab Padang Pariaman akan terus membangun sinergi dengan Pemprov Sumbar dalam pelaksanaan program pemulihan pascabencana.
Menurutnya, kerja sama tersebut penting agar bantuan pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
Bantuan pemulihan ekonomi tahun 2026 juga menyasar masyarakat terdampak bencana di sejumlah daerah lain di Sumatera Barat.
Daerah penerima meliputi Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Solok, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Padang Pariaman, Kota Pariaman, dan Kota Padang Panjang.
Dorong Pemulihan Ekonomi Pascabencana
Untuk Padang Pariaman, bantuan Rp564 juta bagi 188 KPM menjadi salah satu dukungan dalam proses pemulihan ekonomi masyarakat.
Ia berharap program ini dapat membantu warga mengembalikan produktivitas dan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga setelah menghadapi dampak bencana.
Pemulihan ekonomi tidak hanya membutuhkan bantuan awal. Pemanfaatan bantuan secara produktif juga menjadi bagian penting agar keluarga penerima dapat kembali mandiri.
Melalui program tersebut, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten berupaya memastikan masyarakat terdampak bencana memperoleh dukungan untuk kembali menjalankan aktivitas ekonomi. (*)






