Pemprov Sumbar Desak Polisi Usut Tuntas Penganiayaan Nenek Saudah di Pasaman

Penulis -

Selasa, 6 Januari 2026 - 09:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wagub Sumbar, Vasko Ruseimy meminta aparat penegak hukum bergerak cepat menangkap para pelaku penganiayaan Nenek Saudah di Pasaman. (Foto: Adpimsb)

Wagub Sumbar, Vasko Ruseimy meminta aparat penegak hukum bergerak cepat menangkap para pelaku penganiayaan Nenek Saudah di Pasaman. (Foto: Adpimsb)

Padang, Javanusa—Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) mendesak kepolisian mengusut tuntas penganiayaan Nenek Saudah di Pasaman.

Kasus kekerasan terhadap perempuan lanjut usia itu dinilai mencederai rasa keadilan dan kemanusiaan.

Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, meminta aparat penegak hukum bergerak cepat menangkap para pelaku. Ia menegaskan proses hukum harus berjalan tanpa pandang bulu.

Desakan itu disampaikan Vasko saat menemui Kapolda Sumbar Irjen Gatot Tri Suryanta, usai Apel Gabungan ASN di lingkungan Pemprov Sumbar, Senin (5/1/2025). Ia meminta kasus tersebut menjadi perhatian serius kepolisian.

“Ini tidak bisa ditoleransi. Saya minta pelaku penganiayaan Nenek Saudah segera ditangkap,” ujar Vasko di hadapan Kapolda Sumbar.

Vasko menyebut tindakan kekerasan terhadap perempuan lansia sebagai perbuatan tidak berperikemanusiaan. Menurutnya, korban merupakan warga yang tidak berdaya dan seharusnya dilindungi negara.

Kapolda Sumbar Perintahkan Percepatan Penyidikan

Menanggapi desakan tersebut, Kapolda Sumbar langsung menghubungi Kapolres Pasaman AKBP Muhammad Agus Hidayat. Kapolda meminta laporan terkini penanganan perkara.

Kapolres Pasaman menyampaikan bahwa penyidik telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga telah memeriksa korban serta mengantongi enam nama terduga pelaku.

Korban telah menjalani visum sebagai bagian dari proses penyelidikan. Polisi memastikan seluruh tahapan hukum berjalan sesuai prosedur.

“Malu saya kalau kasus ini tidak cepat diproses. Penyidikan harus dipercepat,” kata Kapolda Sumbar menegaskan.

Kronologi Penganiayaan Nenek Saudah

Kasus penganiayaan Nenek Saudah di Pasaman terjadi di Nagari Padang Mantinggi, Kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman, Kamis (1/1/2026). Warga menemukan Saudah (68) dalam kondisi luka lebam di wajah dan kedua mata membiru.

Korban diduga mengalami kekerasan di sekitar aliran sungai. Saat kejadian, Saudah mengaku hanya meminta agar aktivitas di lokasi tersebut dihentikan pada siang hari.

Baca Juga :  Irjen Djati Wiyoto Abadhy Jabat Kapolda Sumbar, Irjen Gatot Jadi Pati Lemdiklat Polri

Namun, saat menyorotkan senter ke arah beberapa orang, korban justru dilempari batu. Pelaku kemudian memukuli dan menyeret korban ke semak-semak.

Korban sempat tak sadarkan diri sebelum akhirnya ditemukan warga. Saudah kemudian dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Dugaan Keterlibatan Aktivitas Tambang Ilegal

Peristiwa ini memunculkan dugaan keterlibatan kelompok penambang ilegal yang kerap beraktivitas di kawasan sungai. Meski demikian, polisi menegaskan masih mendalami fakta dan bukti di lapangan.

Wagub Sumbar meminta agar proses hukum berjalan tegas dan transparan. Ia menekankan tidak boleh ada perlindungan terhadap pelaku, siapa pun pihak yang terlibat.

“Tidak ada cerita backingan. Tangkap pelakunya, kita lawan,” tegas Vasko.

Polisi memastikan penyelidikan akan terus dikembangkan hingga kasus ini terang benderang. Aparat berkomitmen menuntaskan perkara demi memberikan rasa keadilan bagi korban. (*/adpimsb)

Berita Terkait

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang
Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau
Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba
Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:20 WIB

MUI Sesalkan Konser Andrea Bocelli Tetap Digelar, Minta Pemerintah Tinjau Ulang Izin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Erick Yusuf: Film Buya Hamka Jadi Tuntunan di Tengah Krisis Keteladanan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Sinopsis Film Laut Bercerita dan The Doll Ghawiah, Dua Film Lokal Terbaru Tayang Hari Ini!

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Bunga Nafisa dan Deandra Nadira Rilis Single Dar Der Dor Ser, Usung Musik Endikup

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Lewat Merayu Waktu, Eltasya Angkat Kisah Sulit Melepaskan Masa Lalu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Gandeng LDR Team, Lindee Cremona Rilis Single Dewasaku Membanggakanmu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Ruth Garcia Rilis Lagu Salahkah, Ungkap Pergulatan Batin Usai Dikhianati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:05 WIB

AI Mampu Bikin Film, Nezar Patria Soroti Tantangan Baru Sensor Film

Berita Terbaru