Pemprov Sumbar Resmi Terapkan Pola Kerja Skema Kombinasi, Setiap Jumat ASN WFH

Penulis -

Rabu, 8 April 2026 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemprov Sumbar resmi menerapkan pola kerja kombinasi WFO dan WFH bagi ASN. (Foto: ADPSB)

Pemprov Sumbar resmi menerapkan pola kerja kombinasi WFO dan WFH bagi ASN. (Foto: ADPSB)

Padang, Javanusa—Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) resmi menerapkan pola kerja kombinasi Work From Office (WFO) dan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah menyampaikan kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut arahan pemerintah pusat sekaligus bagian dari penyesuaian sistem kerja di lingkungan birokrasi daerah. Penerapan ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja ASN.

Dalam skema yang ditetapkan, ASN Pemprov Sumbar melaksanakan WFH satu hari dalam sepekan, yakni setiap Jumat. Sementara itu, hari kerja lainnya tetap dilakukan secara WFO di kantor masing-masing.

Mahyeldi menegaskan fleksibilitas kerja harus diikuti dengan tanggung jawab serta disiplin. Kinerja ASN tetap diukur berdasarkan hasil kerja yang dicapai.

Untuk mendukung pelaksanaan kebijakan tersebut, Pemprov Sumbar mengoptimalkan penggunaan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Pemanfaatan teknologi meliputi e-office, tanda tangan elektronik, absensi digital, hingga sistem manajemen kepegawaian.

Pemprov Sumbar juga memastikan penerapan WFH tidak mengganggu pelayanan publik. Seluruh perangkat daerah diminta menjaga kualitas layanan agar tetap berjalan optimal selama kebijakan berlangsung.

Dalam aturan tersebut, terdapat 13 kategori ASN yang dikecualikan dari kebijakan WFH dan tetap bekerja secara WFO. Kelompok tersebut meliputi:

    1. Pejabat Pimpinan Tinggi Madya
    2. Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama
    3. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
    4. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)
    5. UPTD Laboratorium Lingkungan
    6. UPTD Persampahan dan UPTD Pengelolaan Limbah B3 Medis pada Dinas Lingkungan Hidup
    7. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
    8. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu
    9. Unit layanan kesehatan, yaitu RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi; RSUD Prof. H.M. Yamin, S.H; RSJ Prof. HB. Saanin; RSUD M. Natsir; Rumah Sakit Paru Sumatera Barat; Rumah Sakit Mata Sumatera Barat; UPTD Balai Kesehatan Olahraga Masyarakat dan Pelatihan Kesehatan; serta UPTD Balai Laboratorium Kesehatan
    10. SMA/SMK/SLB
    11. UPTD Pengelolaan Pendapatan Daerah dan UPTD Sistem Informasi Pendapatan Daerah pada Badan Pendapatan Daerah
    12. UPTD Panti Sosial pada Dinas Sosial
    13. Unit layanan publik lainnya yang memberikan layanan langsung kepada masyarakat
Baca Juga :  Presiden Prabowo Apresiasi TNI dan Warga Bangun Jembatan Bailey Padang Mantuang

Selain penyesuaian pola kerja, kebijakan ini juga diarahkan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya, termasuk pengurangan konsumsi energi dan biaya operasional kantor.

Dalam implementasinya, setiap pimpinan perangkat daerah diminta menyusun rencana kerja harian bagi ASN yang menjalankan WFH.

Target kinerja ditetapkan secara terukur, dengan pengawasan melalui presensi digital dan sistem pelaporan berbasis output.

Mahyeldi menyebutkan, kebijakan ini menjadi bagian dari upaya penguatan sistem kerja birokrasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan pelayanan publik. (*/adpsb)

Berita Terkait

Padang Mobile Masuk 5 Besar Padang Innovation Award 2026, Ini Keunggulannya
Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang
Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau
Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:28 WIB

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:55 WIB

BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:07 WIB

Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:41 WIB

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Berita Terbaru