Padang, Javanusa—Tim gabungan Search and Rescue (SAR) terus melanjutkan pencarian dua anak yang hilang terseret arus di Pantai Ulak Karang, Kota Padang. Hingga hari keempat, Selasa (21/4/2026), tim memperluas area pencarian hingga 20 nautical mile (NM).
Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Kelas A Padang, Hendri, menjelaskan tim menerapkan strategi pembagian sektor agar pergerakan personel lebih efektif di lapangan. Pendekatan ini membantu tim menjangkau area lebih luas secara terukur.
Pembagian SRU dan Area Penyisiran
Tim memulai operasi pukul 07.30 WIB dengan membagi personel menjadi empat Search and Rescue Unit (SRU). Setiap unit menyisir area sesuai titik koordinat yang telah ditentukan di perairan Padang.
“Total area pencarian yang disisir hari ini kurang lebih mencapai 20 nautical mile,” ujar Hendri.
SRU 1 menyisir koordinat A hingga D, sementara unit lain bergerak di sektor berbeda. Masing-masing SRU menjangkau area sekitar 5 NM² untuk memastikan pencarian berjalan menyeluruh.
Identitas Korban dan Kronologi Kejadian
Dua korban yang masih dalam pencarian bernama Rasyid (8) dan Zafran Al Malik Akbar (9). Keduanya merupakan warga Kelurahan Gunung Pangilun, Kota Padang.
Peristiwa terjadi pada Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 10.00 WIB saat korban mandi di pantai bersama teman-temannya. Sekitar dua jam kemudian, arus laut yang cukup kuat menyeret keduanya ke tengah laut.
Warga setempat sempat melakukan pencarian mandiri setelah kejadian. Namun, upaya tersebut belum menemukan hasil sehingga laporan resmi diteruskan ke Kantor SAR Padang pada pukul 13.15 WIB di hari yang sama.
Peralatan dan Dukungan Operasi SAR
Tim SAR menggunakan berbagai peralatan untuk mendukung pencarian. Peralatan tersebut meliputi perahu LCR, Mopel, dan drone thermal untuk pemantauan dari udara.
Selain itu, tim menyiagakan perlengkapan SAR air, medis, serta komunikasi di lokasi. Pos operasi berada sekitar 14,5 kilometer dari Kantor SAR Padang.
Operasi ini melibatkan banyak unsur, termasuk Kantor SAR Padang, TNI, Brimob, Polairud, BPBD, Damkar, PMI, relawan, dan masyarakat setempat. Kolaborasi ini memperkuat jangkauan dan efektivitas pencarian.
Cuaca dan Imbauan Keselamatan
Cuaca di lokasi dilaporkan hujan ringan dengan kecepatan angin berkisar 3 hingga 7 knot. Kondisi ini tidak menghambat pencarian secara signifikan, namun tim tetap memperhatikan faktor keselamatan.
Tim mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di pantai. Warga sebaiknya menghindari berenang di kawasan dengan arus kuat, terutama saat cuaca tidak bersahabat. (*/red)






