Pendataan Perlinsos Bungus Teluk Kabung Capai 54 Persen, 4.855 KK Sudah Mendaftar

Penulis -

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pendataan Perlinsos di Kecamatan Bungus Teluk Kabung. (Foto: Pemkab Padang)

Pendataan Perlinsos di Kecamatan Bungus Teluk Kabung. (Foto: Pemkab Padang)

Bungus, Javanusa—Pendataan Program Perlindungan Sosial (Perlinsos) di Kecamatan Bungus Teluk Kabung (Bungtekab) terus dipercepat.

Hingga 16 Agustus 2026, sebanyak 4.855 kepala keluarga (KK) telah mendaftar atau mencapai 54 persen dari total 8.945 KK.

Camat Bungus Teluk Kabung Afridon mengatakan pemerintah kecamatan terus mendorong warga segera melakukan pendaftaran. Data Perlinsos menjadi salah satu acuan penting untuk menentukan kepesertaan Bantuan Sosial (Bansos) pada 2027.

Menurut Afridon, antusiasme masyarakat untuk mengikuti pendataan cukup tinggi. Namun, pemerintah kecamatan masih menghadapi sejumlah kendala dalam menjangkau seluruh warga.

“Jumlah yang sudah mendaftar sebanyak 4.855 KK data per 16 Agustus dari total populasi 8.945 KK, sehingga capaian sudah 54 persen. Antusias warga untuk mendaftar cukup tinggi karena Perlinsos merupakan program untuk mendapatkan Bansos pada tahun 2027,” kata Afridon.

Untuk memperluas jangkauan, Kecamatan Bungus Teluk Kabung melibatkan seluruh ASN dan Agen Perlinsos. Mereka membantu warga melakukan pendaftaran secara daring sekaligus memberikan informasi terkait program tersebut.

Pelayanan pendaftaran tersedia setiap hari kerja di kantor kecamatan dan kelurahan. Petugas juga memanfaatkan berbagai kegiatan masyarakat untuk mengajak warga melakukan pendaftaran.

Agen Perlinsos Jemput Bola

Upaya percepatan tidak hanya berlangsung di kantor pemerintahan. Agen Perlinsos aktif mendatangi berbagai titik berkumpulnya warga, mulai dari kegiatan Majelis Ta’lim hingga pertemuan RT dan RW.

Tempat ibadah serta warung lokal juga menjadi ruang sosialisasi sekaligus pendaftaran. Cara ini dilakukan agar informasi Perlinsos menjangkau warga yang tidak selalu datang ke kantor kelurahan.

Selain itu, petugas menerapkan pola door to door bagi warga yang membutuhkan pendampingan lebih lanjut. Sasaran utamanya mencakup lansia dan penyandang disabilitas yang menghadapi keterbatasan akses informasi maupun mobilitas.

Baca Juga :  Dharmasraya Usulkan PSN dan Feeder Tol ke Bappenas, Dorong Kawasan Industri Sawit Terintegrasi

“Agen Perlinsos mendatangi langsung ke rumah warga lansia, disabilitas, serta mereka yang mungkin tidak mendapatkan akses informasi tentang Perlinsos karena berjarak jauh dengan kantor lurah dan wilayah pemukiman,” ujar Afridon.

Smartphone dan Jarak Jadi Kendala

Meski pendaftaran terus meningkat, pemerintah kecamatan masih menemukan hambatan teknis di lapangan. Sebagian warga belum memiliki ponsel pintar berbasis Android untuk melakukan pendaftaran secara mandiri.

Kondisi geografis juga menjadi tantangan. Sejumlah permukiman berada cukup jauh dari pusat pelayanan pemerintah sehingga akses warga untuk mendapatkan informasi dan melakukan pendaftaran menjadi lebih terbatas.

Karena itu, pemerintah kecamatan memperkuat strategi jemput bola. Informasi pendaftaran disebarkan melalui jejaring media sosial kecamatan dan diteruskan ke tingkat kelurahan.

Manfaatkan Pertemuan Warga

Afridon juga menginstruksikan para lurah dan Agen Digitalisasi Bansos agar lebih aktif mendata warga. Setiap kesempatan berkumpul, baik dalam kegiatan formal maupun nonformal, dimanfaatkan untuk sosialisasi dan pendaftaran.

“Di lapangan kendalanya warga banyak tidak memiliki hp Android dan jarak rumah jauh. Untuk itu kami instruksikan lurah dan Agen Digitalisasi Bansos proaktif, serta memanfaatkan momen pertemuan warga formal maupun non-formal untuk mendaftarkan secara langsung,” katanya.

Percepatan pendataan tersebut menjadi bagian dari upaya Kecamatan Bungus Teluk Kabung memastikan semakin banyak warga masuk dalam basis data Perlinsos. Data tersebut nantinya menjadi acuan penting dalam proses kepesertaan program Bansos 2027. (*)

Berita Terkait

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen
Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru