Padang, Javanusa—Penjabat (Pj) Wali Kota Padang, Andree Algamar, melantik pengurus Barisan Dubalang Parik Paga Nagari (Badupari) Kota Padang periode 2024-2029 di Palanta Rumah Dinas Wali Kota Padang, Senin (30/12/2024).
Dalam kesempatan tersebut, Andree menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan organisasi adat seperti Badupari untuk menjaga ketentraman dan ketertiban masyarakat.
“Kami berharap dukungan dari Badupari Kota Padang untuk membantu menyelesaikan permasalahan tawuran dan pungutan liar yang masih menjadi tantangan di kota ini. Badupari sebagai organisasi yang penuh marwah memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” ungkap Andree.
Ia menegaskan bahwa Kota Padang tidak boleh terus-menerus dicap sebagai “kota tawuran.”
Menurutnya, budaya tawuran adalah tindakan yang mencoreng citra masyarakat dan harus dihilangkan melalui kerja sama semua pihak, termasuk ninik mamak dan tokoh adat.
“Saya tidak ingin kota ini dicap sebagai kota tawuran, tawuran itu kampungan. Untuk itu, kami butuh dukungan dari ninik mamak, datuak-datuak, serta seluruh elemen masyarakat untuk menjaga ketentraman dan keamanan warga kota,” ujar Pj Wako.
Dalam sambutannya, Andree juga mengucapkan selamat kepada Ketua Badupari Kota Padang yang baru dilantik, Zulhendri Ismed, beserta jajaran pengurus.
Ia berharap kepengurusan baru ini dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab demi menciptakan Kota Padang yang aman, nyaman, dan sejahtera.
“Saya ucapkan selamat kepada Bapak Zulhendri Ismed sebagai Ketua Badupari Kota Padang periode 2024-2029. Mari kita bersama-sama bekerja untuk menjadikan Kota Padang lebih baik,” tutup Andree.
Acara pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat, ninik mamak, serta perwakilan pemerintah daerah. (*/jn01)






