Padang, Javanusa—Pengurus Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kota Padang periode 2026–2031 resmi dilantik dan dikukuhkan di Auditorium Universitas Baiturrahmah, Senin (26/10/2026).
Kepengurusan baru ini diharapkan memperkuat pelestarian adat Minangkabau sekaligus mendukung program pembangunan daerah.
Wali Kota Padang Fadly Amran menghadiri kegiatan tersebut dan mengukuhkan Irwan Basir Dt. Datuak Rajo Alam sebagai Ketua LKAAM Kota Padang. Sementara itu, Ketua LKAAM Sumatera Barat Fauzi Bahar Datuak Sati memimpin langsung pelantikan para pengurus.
Fadly mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan periode ini mampu memperkuat kebersamaan dan mengembangkan program kerja yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Fadly menekankan pentingnya kolaborasi antara LKAAM dan Pemerintah Kota Padang, terutama dalam menjalankan program unggulan daerah.
Salah satu bentuk dukungan pemerintah terhadap penguatan adat dan budaya Minangkabau hadir melalui Program Unggulan (Progul) Sinergi Nagari.
Program tersebut turut mendorong lahirnya Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2026 tentang Penguatan Lembaga Adat dan Pelestarian Nilai Budaya Minangkabau.
Fadly berharap LKAAM dapat mengoptimalkan potensi berbagai unsur masyarakat adat untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.
“Kami berharap program-program LKAAM dapat memberdayakan seluruh potensi yang ada, mulai dari unsur kerapatan adat, tokoh adat, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, hingga para pemangku kepentingan lainnya di Kota Padang”.
Ia menegaskan, implementasi peraturan daerah tersebut membutuhkan kerja sama antara pemerintah daerah dan lembaga adat.
“Melalui implementasi Perda ini, kami siap bersinergi dan berkolaborasi dengan LKAAM Kota Padang untuk bersama-sama membangun Kota Padang,” kata Fadly.
Irwan Basir Ajak Pengurus Selaraskan Program Kerja
Ketua LKAAM Kota Padang Irwan Basir Dt. Datuak Rajo Alam menyatakan bahwa setiap pengurus harus menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan posisi masing-masing dalam struktur organisasi.
Ia juga menegaskan kesiapan LKAAM Kota Padang untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah. Kerja sama tersebut mencakup dukungan terhadap pembangunan Kota Padang dan pelestarian nilai-nilai adat serta budaya Minangkabau.
Irwan menilai kesamaan pandangan mengenai arah pembangunan menjadi salah satu hal penting bagi kepengurusan baru. Karena itu, ia mendorong pengurus menyelaraskan program kerja LKAAM dengan agenda pembangunan pemerintah kota.
“Ke depan, kita bersama-sama perlu membangun kesamaan pandangan terhadap program pembangunan Kota Padang saat ini, serta menyinergikan program-program unggulan Pemerintah Kota Padang dengan program kerja LKAAM Kota Padang,” ujarnya.
Turut hadir Staf Ahli Gubernur Sumatera Barat Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan Jasman Rizal, Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa.
Hadir pula unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Padang, pengurus Kerapatan Adat Nagari (KAN) se-Kota Padang, Bundo Kanduang, dan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Padang. (*)






