Ketua PKM Dewi Pebriyani menyatakan tema ini diangkat karena beberapa permasalahan yang dihadapi anggota HIPMI PT UNP saat ini adalah minimnya mentor literasi terkait keuangan, kurangnya keinginan anggota untuk mempelajari pengelolaan keuangan usaha yang efektif dan efisien dan masih terbatasnya kemampuan anggota untuk membuat pencatatan keuangan yang memadai dan belum memisahkan antara dara pribadi dan usaha.
”Kegiatan PKM ini telah dilakukan selama dua hari pada awal September 2023 lalu. Menghadirkan 2 narasumber yaitu Charoline Cheisvyanny SE, M.Ak dan Dr. Eka Fauzihardani, SE, M.Si, Ak. Keduanya merupakan dosen akuntansi FEB UNP,” jelasnya.
Pada hari pertama Charoline memberikan materi tentang perhitungan harga pokok produksi (HPP) pada perusahaan manufaktur.
Banyak pertanyaan yang disampaikan oleh peserta berkaitan dengan penentuan harga pokok produksi, ternyata karena minimnya literasi keuangan pengusaha muda ini terdapat banyak kesalahan dalam penentuan harga pokok. Diantaranya tidak memperhitungkan biaya tenaga kerja dan overhead.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya






