Penyakit Kulit dan ISPA Meningkat di Pengungsian, Dinkes Padang Imbau Warga Perkuat PHBS

Penulis -

Kamis, 4 Desember 2025 - 16:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah warga sedang mengantri air bersih. (Foto: FB Diskominfo Padang)

Sejumlah warga sedang mengantri air bersih. (Foto: FB Diskominfo Padang)

Padang, Javanusa—Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padang mencatat peningkatan kasus penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan penyakit kulit di kalangan warga terdampak banjir bandang. Temuan ini diperoleh dari hasil pemantauan rutin di sejumlah posko bencana yang dilakukan setiap hari.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, dr. Srikurnia Yati, mengatakan ISPA menjadi penyakit dengan tren tertinggi yang dialami pengungsi.

Faktor utama pemicu peningkatan kasus tersebut adalah cuaca ekstrem, menurunnya daya tahan tubuh, serta paparan debu akibat lumpur yang mulai mengering.

“Setiap hari kami turun ke lapangan, dan penyakit yang paling banyak ditemui saat ini adalah ISPA. Debu dari lumpur kering dan kondisi fisik warga yang kelelahan menjadi pemicu utama,” ujar dr. Srikurnia Yati, Kamis (4/12/2025).

Untuk menekan penyebaran ISPA, Dinkes terus memberikan edukasi kepada warga terdampak, terutama terkait pentingnya menjaga asupan cairan, istirahat yang cukup, serta konsumsi makanan bergizi.

“Di pengungsian sebenarnya tersedia air mineral kemasan, namun masih sedikit warga yang mengonsumsi sesuai kebutuhan. Padahal tubuh memerlukan minimal dua liter air per hari,” jelasnya.

Selain itu, warga juga diimbau untuk memperhatikan pola hidup seimbang dengan memperbanyak konsumsi buah dan sayur, serta menghindari kelelahan berlebihan.

Penggunaan masker juga terus dianjurkan mengingat tingginya paparan debu di lokasi bencana. Sebelumnya, Dinkes Padang telah membagikan masker kepada para pengungsi.

Tak hanya ISPA, penyakit kulit juga mengalami peningkatan. Kondisi ini dipicu oleh keterbatasan akses air bersih sejak jaringan PDAM terganggu akibat banjir. Warga terpaksa menggunakan air sumur yang keruh untuk keperluan sehari-hari.

“Air PDAM banyak yang tidak mengalir pascabanjir. Warga menggunakan air sumur yang kualitasnya kurang baik, sehingga berisiko memicu penyakit kulit,” kata Yati.

Baca Juga :  Pasien TB Dapat Sembuh Jika Disiplin Berobat

Dinkes mengimbau warga untuk menyaring dan merebus air sebelum digunakan. Edukasi terkait pencegahan penyakit kulit juga terus disampaikan kepada masyarakat di lokasi pengungsian.

“Kami berharap suplai air bersih dari PDAM segera kembali normal supaya risiko penyakit kulit bisa ditekan,” ujarnya.

Hingga kini, lebih dari 14.000 warga masih mengungsi di berbagai posko bencana. Wilayah terdampak terparah meliputi Tabiang Banda Gadang dan Gurun Laweh, dengan ketinggian lumpur yang mencapai hampir dua meter serta keterbatasan pasokan air bersih. Selain itu, kawasan Batu Busuak, Guo, dan Lubuk Minturun juga mengalami dampak banjir yang cukup parah. (*/red)

Berita Terkait

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang
Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau
Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba
Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB