Penyalahgunaan Bansos untuk Judol Turun Drastis, Gus Ipul: Penyaluran Kini Lebih Tepat Sasaran

Penulis -

Kamis, 14 Mei 2026 - 00:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Sosial Saifullah Yusuf memberikan keterangan pers di Jakarta. (Foto: Kemensos)

Menteri Sosial Saifullah Yusuf memberikan keterangan pers di Jakarta. (Foto: Kemensos)

Jakarta, Javanusa—Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan penurunan drastis pada jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terindikasi menyalahgunakan bantuan sosial untuk judi online atau Judol.

Sebanyak 75 KPM diberhentikan dari penerima Bansos pada triwulan kedua 2026. Angka ini turun jauh dibandingkan triwulan pertama 2026 yang mencapai lebih dari 11 ribu KPM.

“Untuk Tahun 2026 ini ada 11 ribu lebih KPM yang kami coret di triwulan pertama, dan untuk triwulan kedua itu ada 75 KPM yang kami coret,” kata Gus Ipul di Jakarta, Selasa (12/5/2026).

PPATK Berperan dalam Pengawasan Data Bansos

Gus Ipul mengapresiasi Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang telah bekerja sama dalam memberikan data. Kolaborasi ini menurunkan penyalahgunaan bansos judol secara signifikan.

“Sehingga kita bisa memberikan bantuan sosial kepada mereka yang lebih membutuhkan dan dimanfaatkan dengan benar,” ujarnya.

Kementerian Sosial juga terus berkoordinasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS). Kemensos menyerahkan data terbaru yang sudah dimutakhirkan kepada PPATK untuk pemadanan dan koreksi data KPM yang terindikasi Judol.

Pemberhentian Bansos Bersifat Permanen

Gus Ipul menegaskan pemberhentian KPM yang terindikasi Judol saat ini bersifat permanen. Kebijakan ini memperkuat pengawasan penyaluran bansos agar lebih tepat sasaran.

“Kemarin yang tahun lalu masih kita beri sekali lagi kesempatan. Tidak semua juga, hanya yang tertentu setelah hasil ground check memang mereka sangat membutuhkan. Tetapi tentu kita beri pendampingan jangan sampai mengulang lagi,” tegasnya.

Mayoritas KPM Terindikasi dari Desil Rendah

Gus Ipul menjelaskan rata-rata KPM yang terindikasi Judol berasal dari Desil 1 dan 2 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

“Memang (ada) beberapa temuan gitu ya, yang dimanfaatkan oleh orang lain. Ada yang sengaja, kalau yang sengaja ya itu kita garis merah,” ungkapnya.

Baca Juga :  Maigus Nasir Tinjau Program 3T, Siapkan Generasi Muda Berkarakter dan Cinta Al-Qur'an
Pengawasan dan Pendampingan Terus Diperkuat

Kementerian Sosial akan terus mengawasi penyaluran bansos di lapangan. Selain itu, Kemensos juga memperkuat pendampingan sosial di daerah.

Pendamping sosial bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk memastikan bansos tepat sasaran dan tidak disalahgunakan kembali. (*/red)

Berita Terkait

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG
Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi
BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:09 WIB

DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:33 WIB

Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:52 WIB

Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terbaru