Peran Sentral Bundo Kanduang Kawal Kota Padang Menuju Kota Gastronomi UNESCO

Penulis -

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penguatan Ekraf Gastronomi Padang 2026 di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center Padang, Kamis (9/7/2026).

Penguatan Ekraf Gastronomi Padang 2026 di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center Padang, Kamis (9/7/2026).

Padang, Javanusa—Peran perempuan, khususnya Bundo Kanduang, dinilai menjadi pilar utama dalam mengantarkan Kota Padang menuju pengakuan dunia sebagai Kota Gastronomi dari UNESCO.

Keterlibatan aktif kaum ibu dalam melestarikan warisan kuliner ini dinilai sangat sejalan dengan visi Kota Padang 2025-2029, yakni mewujudkan Padang sebagai Kota Pintar (Smart City) dan Kota Sehat, berlandaskan agama dan budaya, menuju kota maju dan sejahtera.

Sinergi antara pelestarian budaya dan visi pembangunan kota tersebut ditegaskan dalam kegiatan Penguatan Ekraf Gastronomi Padang Kota Padang Tahun 2026 yang digelar di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center Padang, Kamis (9/7/2026).

Wali Kota Padang, Fadly Amran, melalui Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Yenni Yuliza, menyampaikan sektor kuliner merupakan subsektor unggulan ekonomi kreatif yang secara signifikan menyokong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Saat ini, Kota Padang tengah berada pada tahap krusial, yakni pengisian dokumen pendukung (dossier) untuk seleksi tingkat nasional sebelum melangkah ke panggung internasional.

“Kita sedang berjuang menjadi salah satu kota kreatif di bidang kuliner atau gastronomi yang diakui oleh dunia melalui UNESCO. Peran perempuan sangat sentral dalam menjaga keberlanjutan resep tradisional, meningkatkan inovasi kuliner, dan menggerakkan ekonomi lokal,” ujar Yenni Yuliza saat membuka acara tersebut secara resmi.

Dalam upaya memperluas wawasan peserta, Prof. James Hellyward turut hadir sebagai narasumber. Ia memberikan pemahaman yang komprehensif kepada para Bundo Kanduang bahwa konsep gastronomi tidak boleh dilihat dari kacamata yang sempit.

“Gastronomi itu bukan hanya sekadar makanan atau kuliner semata, tetapi dimensinya lebih luas lagi. Di dalamnya mencakup sejarah asal-usul bahan, proses pengolahan, nilai filosofis, hingga bagaimana kearifan lokal dalam sebuah hidangan dapat menopang kesejahteraan masyarakat,” jelas James memberikan pencerahan kepada peserta.

Baca Juga :  Buka Bimtek Jitu Pasna, Wawako Maigus Nasir Tekankan Pentingnya Kesiapsiagaan Pascabencana

Menanggapi pemaparan tersebut, Bundo Kanduang Kota Padang yang juga menjadi narasumber, Fauziah Zainin, menegaskan komitmen kaum ibu dalam menjaga keaslian warisan kuliner leluhur sekaligus mendukung visi kemajuan kota. Menurutnya, pelestarian budaya kuliner merupakan identitas tak terpisahkan dari masyarakat Minangkabau.

“Bundo Kanduang memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan resep-resep tradisional tidak lekang oleh waktu dan diwariskan ke generasi selanjutnya tanpa mengubah esensinya. Kami akan terus mendorong para perempuan untuk menjaga keaslian sajian, sembari berinovasi agar kuliner kita semakin diakui dunia dan berkontribusi pada kemajuan kota,” tutur Fauziah Zainin.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, pakar, dan Bundo Kanduang, diharapkan UMKM kuliner yang dikelola perempuan mendapatkan akses permodalan serta perluasan pasar yang lebih baik.

Langkah strategis ini sekaligus memantapkan pijakan Kota Padang menuju Jejaring Kota Kreatif UNESCO yang cerdas, sehat, dan Sejahtera. (*)

Berita Terkait

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang
Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau
Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba
Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB