Perkuat Ketahanan Pangan, Wagub Rano Karno Saksikan MoU Food Station-Pemko Pariaman

Penulis -

Senin, 13 April 2026 - 21:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno didampingi Wagub Sumbar, Vasko Ruseimy, Wali Kota Pariaman, Yota Balad meninjau hasil pertanian Pariaman di Desa Simpang, Kecamatan Pariaman Selatan, Senin (13/4). (Foto: Kominfo Pariaman)

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno didampingi Wagub Sumbar, Vasko Ruseimy, Wali Kota Pariaman, Yota Balad meninjau hasil pertanian Pariaman di Desa Simpang, Kecamatan Pariaman Selatan, Senin (13/4). (Foto: Kominfo Pariaman)

Pariaman, Javanusa—Pemerintah Kota Pariaman menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda) untuk memperkuat distribusi hasil pertanian ke Jakarta.

Penandatanganan berlangsung di Desa Simpang, Kecamatan Pariaman Selatan, Senin (13/4), disaksikan sejumlah pejabat daerah.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, hadir langsung dalam prosesi tersebut. Turut hadir Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, serta Wali Kota Pariaman, Yota Balad, dan Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi.

Kerja sama ini berfokus pada pengembangan sektor pertanian dan distribusi hasil bumi dari Kota Pariaman ke pasar ibu kota melalui PT Food Station Tjipinang Jaya.

Dalam keterangannya, Rano Karno menyebut Jakarta masih bergantung pada pasokan pangan dari daerah lain.

Ia menyampaikan keterbatasan lahan membuat Jakarta mengandalkan kerja sama antardaerah melalui skema contract farming yang dijalankan Food Station.

Ia juga menjelaskan kerja sama saat ini masih difokuskan pada komoditas beras, dengan peluang pengembangan ke sektor lain seperti peternakan. Rano mencontohkan kebutuhan sapi yang selama ini masih dipenuhi dari impor, dengan jumlah sekitar 15.000 ekor per periode.

Sementara itu, Vasko Ruseimy menilai kerja sama ini sebagai model kolaborasi business-to-government (B2G) yang dapat diterapkan oleh daerah lain di Sumatera Barat. Ia menyebut kolaborasi tersebut mempertemukan potensi produksi daerah dengan kebutuhan pasar di Jakarta.

Data sektor pertanian menunjukkan Sumbar mengalami peningkatan produktivitas pada 2025. Meski luas lahan tercatat sekitar 284 ribu hektare dan mengalami penurunan, produksi justru meningkat. Tren positif juga terlihat pada produksi gabah dan beras.

Menurut Vasko, peningkatan tersebut dipengaruhi penggunaan benih unggul, mekanisasi, dan perbaikan manajemen pertanian. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas daerah untuk memperkuat sektor pangan.

Baca Juga :  SMK-SMAK Padang Rayakan HUT ke-61, Teguhkan Komitmen Cetak SDM Vokasi Unggul untuk Negeri

Wali Kota Pariaman, Yota Balad, menyebut kerja sama ini dapat memperpendek rantai distribusi hasil pertanian. Dengan adanya offtaker dari Food Station, petani diharapkan memiliki kepastian pasar serta peningkatan standar kualitas produk.

Berdasarkan data Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kota Pariaman tahun 2025, luas wilayah kota mencapai 6.497 hektare, dengan 1.627 hektare di antaranya merupakan lahan sawah atau sekitar 25,04 persen.

Produksi padi tercatat 21.474,9 ton, dengan produktivitas 5,50 ton per hektare dan indeks pertanaman dua kali setahun. Komoditas beras dari Kota Pariaman termasuk jenis beras pera yang tergolong beras khusus. (*/red)

Berita Terkait

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang
Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau
Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba
Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Kemenhaj Catat 244 Kasus Haji dan Umrah, Potensi Kerugian Jemaah Capai Rp247,65 Miliar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:43 WIB

Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Pakai Direct Flight, Hindari Transit Singapura-Malaysia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:07 WIB

Kemenhaj Perkuat Pengawasan Umrah, Antisipasi Situasi Darurat dan Force Majeure

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Pembentukan Museum Haji Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Menhaj Irfan Yusuf Buka Suara soal Pengangkatan Anaknya sebagai Tenaga Ahli

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Jadwal Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Masuk Asrama Mulai 10 April

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:17 WIB

Belanja Haji Tembus Rp4 Triliun, Menhaj Dorong UMKM Daerah Perluas Pasar

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Menhaj Perketat Istitaah Kesehatan Jemaah Haji, Imbau Travel Pilih Penerbangan Langsung

Berita Terbaru