Padang, Javanusa—Komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Padang dalam memperluas akses pendidikan tinggi berkelas dunia bagi generasi muda terus dibuktikan secara nyata.
Bertepatan dengan momentum peringatan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357, Pemko Padang resmi menjalin kerja sama internasional melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universiti Kuala Lumpur (UniKL), Malaysia, Kamis (6/8/2026).
Prosesi penandatanganan nota kesepahaman ini berlangsung di Auditorium Universitas Negeri Padang (UNP).
Dokumen kerja sama ditandatangani langsung oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, bersama Rektor UniKL, Prof. Dr. Ilham Sentosa. Serta disaksikan langsung oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) RI, Prof. Dr. Fauzan, M.Pd., dan Chief Executive Officer Education Malaysia Global Service (EMGS), Novie Tajuddin.
Acara strategis ini turut dihadiri Gubernur Sumbar diwakili Kadisdik Habibul Fuadi, Sekdako Padang Raju Minropa, Rektor UNP Dr. Ir. Krismadinata, S.T, M.T, Ph.D. Jajaran Forkopimda, pimpinan DPRD Padang, para rektor perguruan tinggi se-Kota Padang, hingga ratusan tenaga pendidik dan kepala sekolah.
Siapkan SDM Hadapi Indonesia Emas 2045
Wali Kota Padang, Fadly Amran, menegaskan kerja sama ini merupakan langkah konkrit Pemko Padang untuk mempersiapkan SDM berkualitas dalam menghadapi bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045.
Mengingat pada tahun 2026 ini terdapat lebih dari 60 ribu lulusan SMA sederajat di Kota Padang yang membutuhkan kepastian akses pendidikan tinggi.
“Berdasarkan data tahun 2026, jumlahnya mencapai lebih dari 60 ribu orang. Karena itu Pemko Padang terus membuka berbagai peluang melalui program beasiswa dan kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi,” tutur Fadly Amran.
“Hari ini kita menandatangani MoU dengan Universiti Kuala Lumpur sebagai langkah memperluas pilihan pendidikan tinggi bagi generasi muda Kota Padang. Kerja sama internasional ini bukan hanya tentang kesempatan belajar di luar negeri. Tetapi tentang membangun generasi muda yang memiliki kompetensi akademik, karakter yang kuat, kemampuan berbahasa, wawasan global. Serta tetap berakar pada nilai budaya Minangkabau dan jati diri bangsa,” tegas Wako.
Program Beasiswa Terus Diperluas
Sebelumnya, program beasiswa Pemko Padang telah berhasil memberangkatkan mahasiswa ke berbagai kampus bergengsi. Seperti program double degree di Sampoerna University (6 mahasiswa pada 2025 dan meningkat menjadi 8 mahasiswa pada 2026).
Pengiriman 60 mahasiswa terbaik ke 9 universitas di Provinsi Guangdong, Tiongkok, hingga kerja sama vokasi penerbangan dengan Politeknik Kirana yang telah meluluskan 41 orang.
Wamendiktisaintek Apresiasi Langkah Pemko Padang
Langkah Wali Kota Padang ini mendapat pujian tinggi dari Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Prof. Dr. Fauzan, M.Pd.
Ia menilai langkah Pemko Padang mencerminkan komitmen membangun daerah melalui penguatan kualitas sumber daya manusia.
Menurutnya, pembangunan tidak hanya diukur dari infrastruktur, tetapi juga perubahan pola pikir masyarakat.
“Ada pesan Wali Kota Padang yang menurut saya patut menjadi renungan bersama. Pesannya mengajak warga Padang untuk berubah. Kami menyadari kemajuan suatu bangsa digerakkan secara serentak, tetapi kekuatan dan pondasinya ada di daerah. Wali Kota Padang sudah memulai itu, dan mudah-mudahan ini akan dapat mengakselerasi kemajuan bangsa Indonesia,” ungkap Prof. Fauzan.
Malaysia Sambut Positif Kemitraan
Dukungan juga datang dari CEO Education Malaysia Global Service (EMGS), Novie Tajuddin. Ia menyebut kerja sama tersebut menjadi simbol semakin eratnya hubungan pendidikan tinggi antara Indonesia dan Malaysia.
“Saya mewakili Kementerian Pendidikan Tinggi Malaysia tentunya sangat menyambut baik kerja sama ini. Kerja sama ini semakin menguatkan perguruan tinggi antar kedua negara,” ujar Novie Tajuddin.
Melalui kolaborasi ini, kedua pihak berharap mobilitas mahasiswa, pertukaran ilmu pengetahuan, serta peningkatan kapasitas generasi muda Kota Padang dapat berkembang lebih cepat dan berkelanjutan. (*)






