Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang menerima kunjungan audiensi dari Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Padang di Ruang Kerja Wakil Wali Kota, Aie Pacah, Senin (7/9/2026).
Audiensi tersebut membahas percepatan koordinasi dan sosialisasi persiapan keberangkatan jemaah haji tahun 2027.
Berdasarkan mekanisme dari Kemenhaj, tahapan persiapan keberangkatan haji tahun 2027 sudah dimulai sejak sekarang dengan total kuota Kota Padang mencapai lebih dari 1.000 jemaah.
Dalam proses verifikasi data, ditemukan kendala adanya sejumlah calon jemaah haji yang belum diketahui alamat atau domisili pastinya saat ini.
Menanggapi hal itu, Wakil Wali Kota Padang mengatakan Pemko Padang mengerahkan jajaran aparat kewilayahan mulai dari camat, lurah, hingga ketua RT/RW untuk membantu mensosialisasikan informasi ini kepada warga di wilayah masing-masing.
Sosialisasi ini ditujukan khususnya bagi masyarakat yang mendaftar haji pada tahun 2013, karena memiliki peluang besar untuk berangkat pada tahun 2027.
Pemko Padang dan Kemenhaj mengimbau masyarakat serta jajaran aparatur untuk turut menyebarluaskan pengumuman ini melalui media sosial dan kanal informasi resmi daerah.
“Kami mengimbau kepada jajaran camat, lurah, hingga ketua RT dan RW untuk aktif menginformasikan kepada warga. Khususnya bagi masyarakat yang mendaftar haji pada tahun 2013, besar peluangnya untuk berangkat di tahun 2027. Mereka yang masuk kriteria tersebut bisa segera berkoordinasi dengan Kantor Kemenhaj Kota Padang,” ujar Maigus.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenhaj Kota Padang, Zulfahmi, mengimbau calon jemaah haji Kota Padang sampai dengan nomor porsi 03000-95400 yang masuk dalam daftar estimasi untuk segera mendatangi Kantor Kemenhaj Padang untuk proses verifikasi.
“Tolong bawa dokumen persyaratan berupa KTP, Kartu Keluarga (KK), serta bukti setoran awal pendaftaran,” ujarnya. (*)






