Pertalite Diduga Tercampur Material Asing, Pertamina Periksa 6 SPBU di Padang dan Agam

Penulis -

Sabtu, 26 September 2026 - 21:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SPBU. (Foto: IG @pertaminapatraniaga)

SPBU. (Foto: IG @pertaminapatraniaga)

Padang, Javanusa—Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut mengambil sampel Pertalite dari enam SPBU di Kota Padang dan Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Pemeriksaan itu dilakukan untuk memastikan kualitas BBM sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan.

Langkah tersebut menyusul informasi dan masukan masyarakat mengenai kualitas Pertalite di sejumlah SPBU di Sumatera Barat.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan pemeriksaan bertujuan memastikan produk yang diterima konsumen tetap memenuhi standar kualitas.

Sampel Pertalite Diambil dari Enam SPBU

Pertamina mengambil sampel dari tiga SPBU di Kota Padang. Lokasinya meliputi SPBU 14.251.519 Sawahan, SPBU 14.252.521 Ranah, dan SPBU 14.252.582 Jati.

Sementara itu, tiga lokasi lainnya berada di Kabupaten Agam. Ketiganya yaitu SPBU 14.264.566, SPBU 13.261.073, dan SPBU 14.261.532.

Setelah pengambilan, tim membawa sampel untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pengujian dilakukan oleh Tim Pengendali Kualitas dan Kuantitas BBM di Integrated Terminal Teluk Kabung serta Lemigas.

Lemigas merupakan badan pengujian bahan bakar yang berada di bawah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Pertamina melakukan pengecekan dan pengujian kualitas produk secara menyeluruh untuk memastikan kondisi produk di lapangan,” kata Fahrougi dalam keterangan resmi, Sabtu (26/9/2026).

Hasil Awal Tidak Temukan Campuran Air

Selain menguji sampel, Pertamina melakukan kroscek terhadap penerimaan BBM bersubsidi jenis JBKP. Perusahaan juga membandingkannya dengan hasil pengujian laboratorium terbaru.

Berdasarkan sampling dan pemeriksaan awal di SPBU, Pertamina menyatakan tidak menemukan campuran air pada sampel Pertalite yang diuji.

Nilai density atau massa jenis sampel juga disebut masih berada dalam rentang spesifikasi yang ditetapkan.

Meski demikian, proses pemeriksaan terhadap seluruh sampel dari enam SPBU masih berlangsung. Pertamina melakukan pengujian lanjutan untuk mendapatkan gambaran kualitas produk secara lebih menyeluruh.

Baca Juga :  Koperasi Desa Merah Putih Bakal Salurkan LPG 3 Kg, Pupuk Subsidi hingga Bansos
Menyusul Informasi Pertalite Diduga Tercampur Material Asing

Pemeriksaan tersebut dilakukan setelah informasi mengenai dugaan Pertalite tercampur material asing beredar melalui media sosial.

Salah satu video yang beredar memperlihatkan sejumlah pemilik kendaraan menunjukkan material dalam BBM. Material tersebut disebut menyerupai semen.

Pertamina menyatakan informasi dari masyarakat menjadi bagian penting dalam pemantauan dan evaluasi kualitas produk. Masukan tersebut juga menjadi bahan evaluasi terhadap pelayanan di lapangan.

Perusahaan menegaskan pengawasan kualitas BBM berlangsung sejak produk diterima, disimpan, hingga disalurkan kepada masyarakat.

Pertamina juga menyatakan akan menyampaikan perkembangan pemeriksaan berdasarkan hasil pengujian di lapangan.

Masyarakat yang memiliki pertanyaan atau keluhan terkait produk dan layanan Pertamina dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135 untuk memperoleh informasi dan tindak lanjut. (*)

Berita Terkait

Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar
Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak
Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar
SPKLU Center Pertama di Sumbar Diresmikan, Langkah Baru Menuju Green Province  
FIFA ASEAN CUP 2026 Jadi Berkah UMKM, Sehari Bisa Raup Omzet hingga Rp 1 Juta Sehari
Pertamina Cek Kualitas Pertalite di Padang, Sampel Diuji hingga Laboratorium Lemigas
Resmikan Al Harris Umrah, Fadly Amran Dorong Penguatan Ekonomi Haji dan Umrah
ETPD Sumbar Diperkuat, Tata Kelola Keuangan Daerah Didorong Makin Transparan

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:01 WIB

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Mahaputera kepada 7 Tokoh TNI, Ini Daftarnya

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Presiden Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI pada HUT ke-81, Ini Daftar dan Rinciannya

Berita Terbaru