Pertamina Luncurkan Bahan Bakar Pesawat dari Jelantah, Pertama di Indonesia  

Penulis -

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 09:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Dadan Kusdiana. (Foto: Kementerian ESDM)

Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Dadan Kusdiana. (Foto: Kementerian ESDM)

Jakarta, Javanusa—Indonesia mencatat sejarah baru dalam transisi energi bersih. Minyak goreng bekas atau jelantah (Used Cooking Oil/UCO) berhasil diolah menjadi bahan bakar ramah lingkungan untuk pesawat terbang.

Inovasi yang dikembangkan PT Pertamina (Persero) ini diberi nama Sustainable Aviation Fuel (SAF). Bahan bakar tersebut mampu memangkas emisi karbon hingga 84 persen dibandingkan avtur fosil, tanpa mengurangi standar keselamatan maupun performa penerbangan.

Peluncuran komersial perdana ditandai penerbangan maskapai Pelita Air rute Jakarta–Bali. Acara Inaugurasi Special Flight SAF digelar di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu (20/8).

Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana, mewakili Menteri ESDM, menyatakan dukungan penuh pemerintah.

“Program ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo. SAF bukan hanya memperkuat ketahanan energi, tetapi juga mendorong kemandirian energi nasional,” ujarnya.

Standar dan Produksi SAF

Pertamina memastikan bioavtur hasil olahan jelantah di Kilang RU IV Cilacap memenuhi standar mutu. Bahan bakar tersebut telah lolos uji sesuai SK Dirjen Migas No. 70 Tahun 2025, serta standar internasional ASTM D1655 dan Defstan 91-091. Hal ini menjamin keamanan penggunaannya pada armada penerbangan komersial maupun militer.

Untuk menjaga pasokan bahan baku, Pertamina membangun kemitraan dengan masyarakat melalui program pengumpulan minyak jelantah.

Saat ini terdapat 35 titik pengumpulan di berbagai lokasi strategis. Warga yang menyetorkan minyak bekas mendapat insentif berupa saldo rupiah, sekaligus berkontribusi dalam pengelolaan limbah rumah tangga.

Pengembangan SAF bukanlah langkah instan. Sejak 2021, Pertamina bersama Institut Teknologi Bandung (ITB) melakukan uji coba bioavtur dengan campuran 2,4% (J2,4) di Kilang Cilacap.

  • Uji coba pertama berlangsung Oktober 2021 menggunakan pesawat CN235-200 FTB milik PT Dirgantara Indonesia, rute Bandung–Jakarta.
  • Tahun 2023, uji coba dilanjutkan dengan penerbangan Boeing 737-800 Garuda Indonesia rute Jakarta–Solo–Jakarta.
Baca Juga :  Warga Pariaman Terima Bantuan Benih Ikan, Diharapkan Bisa Tingkatkan Pendapatan

Rangkaian ini menjadi bukti kesiapan penggunaan bahan bakar hijau pada penerbangan komersial di Indonesia.

Tantangan dan Harapan

Pertamina menegaskan capaian SAF melanjutkan keberhasilan Indonesia sebagai produsen utama biodiesel dunia.

Meski demikian, pengembangan bioetanol masih menghadapi tantangan dan membutuhkan kerja sama lintas sektor.

“Banyak pekerjaan sudah dilakukan, tetapi pengembangan bioetanol tidak bisa hanya ditanggung sektor hilir. Semua pihak perlu terlibat,” kata Dadan. (*/red)

Sumber: Kementerian ESDM

Berita Terkait

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG
Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi
BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:09 WIB

DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:33 WIB

Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:52 WIB

Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terbaru