Padang, Javanusa—Perumda Air Minum (AM) Kota Padang terus memperkuat kualitas pelayanan pelanggan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap akses air bersih.
Upaya tersebut diwujudkan melalui Workshop Best Hospitality yang diikuti puluhan karyawan pelayanan di Kota Padang, Selasa (23/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel berbintang di Padang itu dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir.
Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pelayanan prima tidak hanya berkaitan dengan keramahan, tetapi juga kepastian layanan yang dirasakan masyarakat.
“Yang dimaksud best hospitality itu yakni pelayanan dan kepastian,” kata Maigus Nasir saat memberikan arahan kepada peserta workshop.
Pelayanan Publik Harus Berorientasi pada Masyarakat
Maigus menjelaskan setiap aparatur maupun pegawai pelayanan publik perlu membangun pola pikir sebagai pelayan masyarakat. Menurutnya, kualitas pelayanan akan menjadi kesan utama yang diingat oleh warga.
Ia mengaitkan konsep pelayanan dengan nilai-nilai yang diajarkan dalam Islam. Menurut Maigus, terdapat tiga ukuran kebaikan seseorang di hadapan Allah SWT.
Ukuran pertama adalah mampu menyenangkan orang lain melalui sikap ramah, senyum, dan pelayanan yang baik.
“Ubah mindset kita saat di kantor, jangan merasa pejabat, tetapi menjadi pelayan, melayani masyarakat. Itu yang akan diingat masyarakat. Jangan sepelekan pelayanan, jika mau jadi orang baik berikan yang terbaik bagi orang lain,” ujarnya.
Selain itu, kebaikan juga tercermin dari kemampuan memberi makan dan minum kepada orang lain. Dalam konteks pelayanan air minum, Maigus menilai Perumda AM telah menjalankan peran penting dengan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Sementara ukuran kebaikan berikutnya adalah membantu mengatasi kesulitan yang dihadapi orang lain. Ia menilai penyediaan air bersih merupakan layanan yang sangat vital bagi kehidupan masyarakat.
Menurutnya, kebutuhan air saat ini semakin tinggi. Bahkan di tengah masyarakat terdapat ungkapan bahwa kehilangan air terasa lebih berat dibanding kekurangan makanan.
“Ketika Perumda AM dapat melepaskan kesulitan orang lain dari kebutuhan air, itu yang dicintai Allah,” ungkapnya.
Karena itu, Maigus mengajak seluruh pegawai Perumda AM untuk terus meningkatkan kualitas layanan serta menjaga mutu distribusi air agar tetap optimal.
Target Tambah 30 Ribu Sambungan Baru
Direktur Utama Perumda AM Padang, Hendra Pebrizal, mengatakan Workshop Best Hospitality diikuti 40 peserta yang berasal dari bagian kasir, kantor pusat, hingga petugas pelayanan lapangan.
Menurut Hendra, pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam meningkatkan kualitas pelayanan pelanggan di tengah target perluasan jaringan yang terus bertambah.
“Kegiatan ini perlu kita adakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan,” katanya.
Hendra mengungkapkan saat ini sekitar 52 persen masyarakat Kota Padang telah menjadi pelanggan layanan air minum Perumda AM. Jumlah pelanggan yang tercatat mencapai sekitar 155 ribu sambungan.
Ke depan, perusahaan mendapat target untuk menambah sekitar 30 ribu sambungan baru dalam kurun lima tahun mendatang.
“Ada target yang diberikan kepada kami, di mana pada lima tahun ke depan akan tersambung sebanyak 30.000 sambungan baru. Ini merupakan tantangan bagi kami,” jelasnya.
Untuk mencapai target tersebut, Perumda AM berharap dukungan pemerintah pusat melalui pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Taban III dapat memperluas cakupan layanan air bersih bagi masyarakat Kota Padang.
Dengan tambahan infrastruktur tersebut, perusahaan optimistis target peningkatan jumlah pelanggan dapat direalisasikan secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan. (*/red)






