Padang, Javanusa—Penjabat (Pj) Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Padang, Ny. Vanny Andree Algamar, mendorong Industri Kecil Menengah (IKM) di Kota Padang untuk meningkatkan daya saing produk di era digitalisasi.
“Kita ingin IKM-IKM di Kota Padang terus meningkatkan daya saing dan kualitas produknya. Apalagi di era digitalisasi sekarang. Semuanya dipermudah dalam memasarkan produk. Salah satunya melalui penggunaan media sosial,” ujar Ny. Vanny Andree Algamar usai meninjau sekaligus memberikan pembinaan bagi sejumlah IKM binaan di Kota Padang, Kamis (25/7/2024).
Menurutnya, produk IKM yang saat ini berjumlah 10 ribu lebih tak kalah bagusnya dari produk IKM lainnya. Hal ini mengingat produk yang dihasilkan memiliki keunggulan dengan ciri khas dan ragam variasi tersendiri disertai kualitas yang menjanjikan.
“Kita berharap, IKM Kota Padang yang menyajikan produk-produk pangan serta kerajinan terus maju dan berkembang. Baik mengalami peningkatan daya saing produk, hingga memperluas pemasaran. IKM Kota Padang harus go nasional dan internasional,” imbuh istri Pj Wali Kota Padang itu.
Adapun IKM yang dikunjungi yakni Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Intan yang berada di Jalan Baru Parak Laweh No.45 A RT 01 RW 04, Kelurahan Parak Laweh Pulau Air Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung. KUBE yang dipimpin Intan (30) ini bergerak di usaha kerajinan Sulaman Benang Emas.
Hasil produk KUBE Intan merupakan sebuah potensi yang sangat luar biasa. Karena menghasilkan sulaman khas Kota Padang.
Hasil produknya terdiri dari songket, selendang dan juga bahan baju yang memiliki banyak motif dan warna yang bervariatif.
“Semoga pemasarannya lebih meningkat lagi ke depan. Tidak saja menyasar kaum ibu, namun juga generasi muda karena harganya juga terjangkau,” tuturnya.
IKM yang dikunjungi selanjutnya adalah KUBE Sehati yang dipimpin Alfia Zaib (Vivi). KUBE yang berada di Batuang Taba RT 04 RW 03, Kelurahan Batuang Taba Nan XX ini juga bergerak di sulaman benang emas dan suji cair.
“Terakhir kita mengunjungi Workshop Trash 2 Move (Recycle Plastic Waste) yang berada di Jalan Soetomo No.12 D, Kelurahan Kubu Marapalam, Kecamatan Padang Timur,” jelasnya.
IKM yang digerakkan Rovans dan kawan-kawan tersebut mampu mengolah sampah plastik menjadi produk furniture menarik seperti kursi, meja, rak buku, jam dinding dan lainnya.
“Usaha ini sangat menjanjikan dan akan kita dukung pengembangannya. Apalagi dapat mengurangi timbulan sampah Kota Padang yang diangkut ke tempat pembuangan akhir (TPA) Air dingin yang per harinya mencapai 600 ton,” pungkasnya. (*/jn01)






