PMI Manufaktur Indonesia Sentuh Fase Ekspansi, Menperin Tekankan Pentingnya Iklim Kondusif

Penulis -

Senin, 1 September 2025 - 12:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. (Foto: Dok. Kemenperin)

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. (Foto: Dok. Kemenperin)

Jakarta, Javanusa—Sektor industri pengolahan nonmigas menunjukkan pemulihan positif setelah lima bulan kontraksi.

Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia pada Agustus 2025 tercatat 51,5 atau naik 2,3 poin dibanding Juli yang berada di level 49,2. Angka tersebut menandakan kembalinya industri manufaktur nasional ke fase ekspansif.

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyebut capaian ini sebagai bukti ketahanan industri nasional di tengah tekanan politik dan ekonomi, baik dalam negeri maupun global.

“Kami menyambut baik laporan PMI manufaktur bulan Agustus. Peningkatan ini didorong oleh bertambahnya pesanan baru, baik dari pasar domestik maupun ekspor, serta meningkatnya aktivitas produksi,” ujarnya di Jakarta, Senin (1/9).

Pendorong Ekspansi Manufaktur

Data S&P Global menunjukkan peningkatan signifikan pada beberapa indikator kunci:

    • Pesanan baru (new orders) naik dari 48,3 menjadi 52,3.
    • Pesanan ekspor baru meningkat 2,8 poin ke level 51,2.
    • Aktivitas produksi (output) melonjak dari 49,0 ke 52,6.
    • Indeks ketenagakerjaan naik ke 50,4.
    • Pembelian bahan baku (quantity of purchases) meningkat 3,1 poin menjadi 51,6.

Kombinasi ini memperlihatkan meningkatnya kepercayaan pelaku usaha terhadap pasar. Indonesia bahkan melampaui PMI sejumlah negara, termasuk Prancis, Jerman, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, dan Inggris.

Stabilitas Nasional Jadi Faktor Penentu

Meski capaian positif ini menggembirakan, Menperin mengingatkan perlunya iklim usaha yang stabil.
“Industri membutuhkan kondisi yang kondusif. Situasi yang mengarah ke destabilisasi, makar, atau kerusuhan bisa menurunkan optimisme pelaku usaha,” tegasnya.

Menurutnya, industri manufaktur berbeda dari sektor lain karena melibatkan rantai pasok yang panjang, mulai dari bahan baku, logistik, hingga energi. “Semua rantai ini harus dijaga agar optimisme tetap tumbuh,” ujarnya.

IKI Sejalan dengan PMI

Capaian PMI pada Agustus 2025 selaras dengan Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Kemenperin yang tercatat 53,55, naik dari Juli (52,89) dan lebih tinggi dari Agustus 2024 (52,40). Kenaikan IKI didorong oleh peningkatan pesanan dan persediaan produk.

Baca Juga :  Ekspor Kosmetik Indonesia Tembus USD 473,8 Ribu, Industri Wellness Jadi Motor Ekonomi Baru

“PMI dan IKI sama-sama mengonfirmasi bahwa tren pertumbuhan sektor industri sedang menguat. Ini menambah keyakinan bahwa kebijakan pemerintah menjaga daya saing industri berada di jalur yang tepat,” kata Menperin.

Agenda Transformasi Industri

Menperin menegaskan, arahan Presiden Prabowo untuk memperkuat sektor industri menjadi peta jalan pembangunan nasional.

Kemenperin tengah mempercepat hilirisasi, pengembangan industri berbasis teknologi, penerapan industri hijau, serta penguatan industri kecil dan menengah (IKM).

“Dengan kolaborasi pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, Indonesia siap tampil sebagai pusat pertumbuhan industri global,” tutur Agus. (*/red)

Berita Terkait

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG
Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi
BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Jadwal MotoGP Malaysia 2026 di Sepang: Ini Agenda Lengkapnya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat, Jorge Martin ke-20

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Teco Targetkan Kemenangan Kedua, Semen Padang Siap Hadapi Sumsel United

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Berita Terbaru

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menerima audiensi Ketua LAN Sumbar Firman Sikumbang di ruang kerjanya, Balai Kota Aie Pacah, Jumat (30/10/2026). (Foto: Pemko Padang)

Kota Padang

Pemko Padang Gandeng LAN Sumbar, Siapkan Satgas Pencegahan Narkoba

Jumat, 30 Okt 2026 - 18:57 WIB