Padang Panjang, Javanusa—PMI Padang Panjang menyalurkan bantuan pascabencana kepada warga terdampak banjir bandang dan longsor di Kota Padang Panjang.
Bantuan tersebut diberikan kepada pengungsi yang menempati Rusunawa Kelurahan Tanah Hitam, Kecamatan Padang Panjang Barat, Minggu (21/12/2025).
Langkah ini untuk memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi selama masa pemulihan pascabencana. Sejumlah relawan PMI terlibat langsung dalam proses distribusi di lokasi pengungsian.
PMI Padang Panjang menyalurkan sebanyak 28 paket bantuan kemanusiaan kepada keluarga terdampak. Paket tersebut berisi sembako, hygiene kit, serta baby kit bagi keluarga yang memiliki balita.
Ketua PMI Padang Panjang, Herki Toni, menyebut bantuan ini difokuskan pada kebutuhan mendesak para penyintas. “Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak,” ujar Herki Toni.
Dukungan untuk Pemulihan Warga Terdampak
Herki Toni berharap bantuan tersebut dapat membantu warga menjalani aktivitas harian di pengungsian. Menurutnya, perhatian terhadap kelompok rentan menjadi prioritas utama dalam setiap respons kebencanaan PMI.
“Bantuan ini kita yarapkan dapat meringankan beban masyarakat dan membantu memenuhi kebutuhan harian para penyintas bencana,” katanya.
Proses penyaluran bantuan berlangsung tertib dan tepat sasaran dengan pendampingan relawan PMI. Kegiatan ini menjadi bagian dari peran kemanusiaan PMI dalam merespons bencana secara cepat dan terukur.
PMI Padang Panjang juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait. Koordinasi ini untuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak tetap terpenuhi selama masa pemulihan pascabencana. (*/red)






