Padang, Javanusa—Hujan deras dan angin kencang memicu dua pohon tumbang di Kota Padang, Kamis (3/9/2026). Satu rumah warga rusak, sementara akses jalan protokol sempat terganggu.
Kejadian pertama berlangsung sekitar pukul 08.26 WIB di Jalan Kapalo Pasa RT 01 RW 02, Kelurahan Korong Gadang, Kecamatan Kuranji.
Pohon kedondong berukuran sekitar 15 meter dengan diameter 80 sentimeter roboh saat hujan dan angin kencang melanda kawasan tersebut.
Pohon itu jatuh tepat ke rumah warga hingga menimbulkan kerusakan. Pemilik rumah mengalami kerugian yang diperkirakan mencapai Rp30 juta. Meski kerusakan cukup besar, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.
Menindaklanjuti laporan warga, Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) BPBD Kota Padang langsung menuju lokasi.
Tim bergerak di bawah komando Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang bersama Kabid Kedaruratan dan Logistik.
Petugas kemudian mengevakuasi pohon sekaligus membersihkan material yang menimpa rumah. Penanganan kejadian pertama rampung pada hari yang sama.
Pohon Melinjo Hambat Jalan Protokol
Beberapa jam kemudian, pohon tumbang kembali terjadi di wilayah Padang Barat. Peristiwa itu berlangsung sekitar pukul 12.00 WIB.
Pohon melinjo dengan panjang sekitar 12 meter dan diameter 60 sentimeter roboh di Jalan Ratulangi Nomor 12, Kelurahan Kampung Jawa.
Material pohon menutup badan jalan sehingga menghambat arus lalu lintas di salah satu ruas jalan protokol Kota Padang.
Hasil assessment petugas menunjukkan pohon tersebut diduga tumbang akibat kondisi batang yang sudah mengalami pelapukan.
Berbeda dengan kejadian di Kuranji, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan aset.
Tim Rescue BPBD Kota Padang kemudian berkoordinasi dengan Satpol PP, perangkat kelurahan, dan masyarakat untuk membersihkan material pohon.
Setelah beberapa jam pengerjaan, petugas berhasil membuka kembali akses jalan. Kendaraan pun dapat melintas secara normal.
BPBD Ingatkan Warga Waspadai Cuaca Ekstrem
Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama kondisi cuaca ekstrem.
Menurutnya, perubahan cuaca dapat meningkatkan risiko berbagai bencana hidrometeorologi.
“Cuaca yang tidak menentu berpotensi menyebabkan pohon tumbang, banjir, maupun longsor. Kami mengimbau masyarakat untuk menghindari berteduh di bawah pohon besar saat hujan dan angin kencang serta segera melaporkan kejadian kedaruratan kepada BPBD Kota Padang agar dapat ditangani dengan cepat,” ujar Hendri Zulviton.
BPBD Kota Padang juga meminta warga segera melaporkan kejadian kebencanaan agar petugas dapat melakukan penanganan.
Laporan dapat disampaikan melalui Pusdalops-PB BPBD Kota Padang di nomor telepon (0751) 778775 atau WhatsApp 085891522181. (*)






