Padang, Javanusa—Polresta Padang menggelar Operasi Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) berskala besar pada Kamis malam (14/5/2026) hingga Jumat dini hari (15/5/2026).
Operasi itu mengamankan 14 kendaraan yang diduga terlibat balap liar dan tidak memiliki kelengkapan surat resmi.
Iptu Ricardo memimpin operasi tersebut sebagai Perwira Pengawas. Operasi melibatkan 24 personel gabungan.
Dalam pelaksanaannya, Ricardo didampingi Komandan Tim Khusus Bravo Iptu Didit Gusbandi serta Wakil Komandan Tim Khusus Bravo Ipda Ridho Fadli Ilahi.
Petugas menyisir sejumlah titik yang rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Kota Padang.
Aparat bergerak cepat setelah menerima laporan warga yang resah akibat maraknya aksi balap liar.
Sekitar pukul 03.25 WIB, tim menuju Jalan Khatib Sulaiman untuk menindak pelaku yang sedang beraksi.
Dalam pengejaran tersebut, petugas mengamankan sejumlah kendaraan. Beberapa pengendara sempat melarikan diri dan meninggalkan kendaraan mereka di lokasi.
Polisi Sita Mobil dan Belasan Sepeda Motor
Barang bukti yang diamankan terdiri dari dua unit mobil, yakni Honda Brio warna putih dan Toyota Yaris warna silver.
Selain itu, petugas turut menyita 12 unit sepeda motor. Mayoritas kendaraan berupa motor matic seperti Yamaha Aerox dan Nmax, serta motor trail jenis CRF dan KLX. Seluruh kendaraan tersebut tidak memiliki surat-surat yang jelas dan sah.
Kini, seluruh kendaraan telah dibawa ke Mapolresta Padang untuk proses pendataan dan penilangan sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Kapolresta Tegaskan Komitmen Berantas Balap Liar
Kapolresta Padang, Apri Wibowo, menegaskan Operasi KRYD Polresta Padang menjadi bentuk komitmen Polri dalam menjaga rasa aman masyarakat.
Ia menyebut pihaknya tidak akan memberi ruang bagi pelaku balap liar maupun gangguan Kamtibmas lainnya di wilayah Padang.
“Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku balap liar maupun pengganggu Kamtibmas lainnya di wilayah hukum Polresta Padang. Selain mengantisipasi kejahatan jalanan, tim gabungan ini juga disiagakan untuk respon cepat terhadap potensi bencana alam,” tegas Apri Wibowo.
Apri juga mengapresiasi warga yang cepat melaporkan aktivitas balap liar. Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat membantu penegakan hukum dan menjaga lingkungan tetap aman.
“Kami berterima kasih atas laporan cepat dari masyarakat. Kendaraan yang terjaring akan kami proses sesuai aturan yang berlaku. Kami mengimbau kepada para orang tua agar lebih ketat mengawasi anak-anaknya, terutama pada jam dini hari agar tidak terlibat dalam aksi yang membahayakan nyawa ini,” imbau Apri Wibowo.
Operasi Berjalan Aman dan Kondusif
Kapolresta Padang kembali mengingatkan para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, terutama pada waktu dini hari.
Langkah itu penting untuk mencegah keterlibatan generasi muda dalam kegiatan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
Operasi yang berakhir pukul 04.40 WIB itu berlangsung lancar tanpa insiden berarti. Situasi keamanan di seluruh wilayah Kota Padang tetap aman dan terkendali.
Polresta Padang memastikan patroli serupa akan terus dilakukan secara konsisten guna menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
Kegiatan KRYD tersebut menjadi bagian dari strategi pencegahan dan penindakan rutin jajaran Polresta Padang.
Selain menindak balap liar, operasi itu juga bertujuan mengantisipasi berbagai bentuk kejahatan jalanan serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat yang dapat terjadi sewaktu-waktu. (*/red)






