Porprov Sumbar XVI 2026 Diundur Oktober, Kota Pariaman Pastikan Ikut Berpartisipasi

Penulis -

Kamis, 29 Januari 2026 - 17:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Pariaman Yota Balad saat konferensi pers bersama awak media di Ruang Kerja Wali Kota Pariaman, Kamis (29/1/2026). (Foto: Kominfo Kota Pariaman)

Wali Kota Pariaman Yota Balad saat konferensi pers bersama awak media di Ruang Kerja Wali Kota Pariaman, Kamis (29/1/2026). (Foto: Kominfo Kota Pariaman)

Pariaman, Javanusa—Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XVI Tahun 2026 resmi diundur ke Oktober 2026. Keputusan ini memberi ruang anggaran bagi daerah, termasuk Kota Pariaman, untuk memastikan keikutsertaan dalam ajang olahraga terbesar di Sumbar tersebut.

Pelaksanaan Porprov Sumbar XVI 2026 ditetapkan berlangsung pada 2 Oktober 2026. Keputusan ini merupakan hasil Rapat Koordinasi Terbatas Kepala Daerah se-Sumatera Barat, Rabu (28/1/2026).

Rakor tersebut dihadiri para bupati dan wali kota se-Sumbar serta Wakil Gubernur Sumatera Barat. Hasilnya dituangkan dalam kesepakatan bersama yang ditandatangani seluruh kepala daerah.

Penundaan jadwal dilakukan karena hampir seluruh kabupaten/kota belum mengalokasikan anggaran Porprov 2026. Saat itu, belum ada regulasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait pergeseran anggaran tahun berjalan.

Kota Pariaman Luruskan Isu Ketidaksiapan

Menanggapi dinamika yang berkembang, Wali Kota Pariaman Yota Balad menegaskan komitmen daerahnya mengikuti Porprov Sumbar XVI 2026. Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers, Kamis (29/1/2026).

“Kami perlu meluruskan informasi di tengah masyarakat. Kota Pariaman siap mengikuti Porprov Sumbar XVI Tahun 2026,” ujar Yota Balad.

Ia menjelaskan, pada perencanaan awal Porprov dijadwalkan berlangsung Juni–Juli 2026. Kondisi itu membuat anggaran belum dapat diakomodasi dalam APBD Kota Pariaman.

Yota Balad menyebut persoalan anggaran tidak hanya dialami Kota Pariaman. Hampir seluruh kabupaten/kota di Sumbar menghadapi kendala serupa.

“Setelah rakor dan disepakati pelaksanaan diundur ke Oktober 2026, pemerintah daerah memiliki ruang melakukan perubahan anggaran sesuai ketentuan,” katanya.

Dengan kesepakatan tersebut, seluruh kabupaten/kota di Sumatera Barat menyatakan siap berpartisipasi. Pembukaan dan penutupan Porprov Sumbar XVI 2026 dipusatkan di Kota Padang.

Selain jadwal, rakor juga menyepakati persyaratan atlet yang mengikuti Porprov. Atlet wajib berdomisili di daerah yang diwakilinya minimal dua tahun.

Baca Juga :  Wawako Padang Tegaskan Komitmen Pemerataan Pendidikan, Dewan Pendidikan Sumbar Dorong Aktivasi Dewan Kota

“Ini untuk menjaga sportivitas dan pembinaan atlet lokal di masing-masing daerah,” ujar Yota Balad.

Kebijakan tersebut diharapkan memperkuat ekosistem olahraga daerah dan mencegah praktik mutasi atlet instan jelang Porprov.

Kesiapan Cabor Unggulan Kota Pariaman

Pemerintah Kota Pariaman mulai mempersiapkan diri sejak dini. Fokus diberikan pada cabang olahraga (cabor) yang memiliki potensi prestasi.

“Kami mengusulkan menjadi tuan rumah untuk tiga cabor unggulan, yakni sepatu roda, tenis, dan bulu tangkis,” kata Yota Balad.

Cabor sepatu roda direncanakan menggunakan Sirkuit Pantai Cermin, sementara tenis akan dipusatkan di GOR Rajo Bujang yang memiliki enam lapangan dalam satu kawasan.

Pemko dan KONI Perkuat Pembinaan Atlet

Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi menegaskan partisipasi Porprov bergantung pada tahapan regulasi anggaran. Namun, dengan jadwal Oktober 2026, Pariaman siap mendukung penuh.

“Sepanjang proses penganggaran berjalan sesuai aturan, Kota Pariaman ikut Porprov,” ujarnya.

Fasilitas olahraga juga terus dibenahi, termasuk lapangan sepatu roda, tenis, dan bulu tangkis. Sejumlah gedung olahraga ditargetkan rampung hingga akhir tahun.

KONI: Seleksi Atlet Berdasarkan Kesiapan

Ketua KONI Kota Pariaman Edison TRD menyatakan komitmen nyata pembinaan olahraga daerah. Menurutnya, partisipasi Porprov harus didukung kesiapan anggaran dan atlet.

“Dari total 48 cabor, kami akan melakukan seleksi berdasarkan kesiapan dan potensi atlet,” kata Edison.

Ia menegaskan hanya atlet yang benar-benar kompetitif yang akan dikirim. Langkah ini ditujukan untuk mengharumkan nama Kota Pariaman di Porprov Sumbar XVI 2026. (*/red)

Berita Terkait

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen
Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang
KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat
Pemko Padang Perkuat Pengelolaan Sampah Terpadu Lewat Gerakan Pilah Sampah dari Rumah
Persiapan MTQ ke-42 Kota Padang Dimatangkan, 663 Kafilah Siap Bertanding

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Pemko Padang Perkuat Pengelolaan Sampah Terpadu Lewat Gerakan Pilah Sampah dari Rumah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:53 WIB

Persiapan MTQ ke-42 Kota Padang Dimatangkan, 663 Kafilah Siap Bertanding

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:27 WIB

PWI Health Fun Run 5K Hadir di Mandeh, Gabungkan Olahraga dan Promosi Wisata

Berita Terbaru