Padang, Javanusa—BMKG Stasiun Meteorologi Minangkabau mengingatkan masyarakat Sumatera Barat untuk mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat pada Minggu, 1 November 2026.
Sejumlah wilayah berpotensi mengalami peningkatan intensitas hujan, terutama Pasaman Barat, Tanah Datar, Pesisir Selatan, Sawahlunto, dan Kabupaten Solok. Kondisi tersebut dapat memengaruhi aktivitas masyarakat sepanjang hari.
Prakirawan BMKG Minangkabau, Raafi Darojat, meminta masyarakat mengantisipasi perubahan cuaca berdasarkan perkembangan atmosfer terkini.
“Kami mengimbau masyarakat agar senantiasa berhati-hati dan mengantisipasi dinamika cuaca harian, khususnya potensi curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat terjadi di beberapa kawasan strategis,” ungkap Raafi Darojat dalam keterangan resmi, Minggu (1/11/2026).
Berdasarkan analisis BMKG pada pukul 08.40 WIB, potensi hujan tersebar di sejumlah kabupaten dan kota di Sumatera Barat dengan intensitas berbeda sepanjang hari.
BMKG memetakan potensi hujan di Sumatera Barat berdasarkan periode waktu. Berikut rincian wilayah yang berpotensi mengalami hujan pada Minggu, 1 November 2026.
Pagi Hari: Hujan Mulai Berpeluang di Solok Selatan
Sebagian besar wilayah Sumatera Barat diperkirakan mengalami cuaca cerah berawan hingga berawan tebal pada pagi hari.
Meski demikian, hujan ringan hingga sedang berpotensi turun di sebagian wilayah Solok Selatan.
Siang hingga Sore: Hujan Berpotensi Meluas
Memasuki siang hingga sore hari, awan tebal diperkirakan mendominasi langit Sumatera Barat. Hujan ringan berpotensi terjadi di sejumlah daerah.
Wilayah yang berpeluang mengalami hujan meliputi Kepulauan Mentawai, Agam, Bukittinggi, Padang Panjang, Padang Pariaman, Pariaman, Kota Padang, Pasaman, Lima Puluh Kota, Payakumbuh, Solok, Solok Selatan, Sijunjung, dan Dharmasraya.
Sementara itu, BMKG meminta masyarakat mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat di Pasaman Barat, Tanah Datar, Pesisir Selatan, Sawahlunto, dan Kabupaten Solok.
Malam Hari: Hujan Ringan Berpotensi Berlanjut
Pada malam hari, kondisi berawan masih mendominasi sejumlah wilayah Sumatera Barat. Hujan ringan berpotensi terjadi di Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Tanah Datar, Padang Pariaman, Pariaman, Kota Padang, dan Pesisir Selatan.
Potensi serupa juga mencakup Lima Puluh Kota, Sawahlunto, Kabupaten Solok, Kota Solok, Solok Selatan, Sijunjung, serta Dharmasraya.
Dini Hari: Hujan Berpeluang di Tiga Wilayah
Menjelang pergantian hari, cuaca berawan diperkirakan masih menyelimuti Sumatera Barat.
BMKG memprakirakan hujan ringan berpeluang turun di Kepulauan Mentawai, Kota Padang, dan Pasaman pada periode dini hari.
Suhu Udara Sumbar 18–31 Derajat Celsius
Selain memetakan potensi hujan, BMKG Minangkabau mencatat sejumlah parameter meteorologi yang memengaruhi kondisi cuaca Sumatera Barat.
Suhu udara diperkirakan berkisar antara 18 hingga 31 derajat Celsius. Sementara itu, kelembapan udara mencapai 65–98 persen.
Angin dominan bergerak dari arah Tenggara menuju Barat Laut dengan kecepatan 4–22 kilometer per jam.
BMKG Minta Masyarakat Waspada Hujan Lebat
BMKG mengeluarkan peringatan dini agar masyarakat dan pemangku kepentingan meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat.
Wilayah yang menjadi perhatian meliputi Pasaman Barat, Tanah Datar, Pesisir Selatan, Sawahlunto, Kabupaten Solok, dan sekitarnya.
Masyarakat perlu mengantisipasi perubahan cuaca saat beraktivitas di luar ruangan. Pemantauan informasi cuaca juga penting untuk mendukung keselamatan selama perjalanan maupun kegiatan sehari-hari.
BMKG mengimbau masyarakat mengikuti perkembangan prakiraan cuaca melalui kanal resmi. Informasi terbaru dapat diakses melalui situs BMKG. (*)





