Padang, Javanusa—Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Minangkabau merilis prakiraan cuaca Sumbar untuk 14 Juli 2026. Secara umum, langit di hampir seluruh wilayah diperkirakan tetap berawan sepanjang hari.
Prakirawan BMKG Minangkabau, Raafi Darojat, mengatakan kondisi tersebut mulai terlihat sejak pagi dan berlanjut hingga siang. Namun, pada periode siang sampai sore, sejumlah daerah berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan.
“Kami menyampaikan informasi prakiraan cuaca Sumbar untuk tanggal 14 Juli 2026. Berdasarkan pantauan, kondisi cuaca pada siang hingga sore hari nanti berpotensi mengalami hujan ringan di wilayah Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Pasaman, Kabupaten Solok, Solok Selatan, dan Dharmasraya,” kata Raafi Darojat dalam keterangan tertulis.
Sembilan Daerah Berpotensi Diguyur Hujan Ringan
Berdasarkan prakiraan BMKG, wilayah yang berpotensi diguyur hujan ringan meliputi Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Pasaman, Kabupaten Solok, Solok Selatan, dan Dharmasraya.
Sementara itu, memasuki malam hingga dini hari, kondisi cuaca diperkirakan kembali stabil. Sebagian besar wilayah Sumatera Barat tetap berada dalam kondisi berawan tanpa potensi hujan signifikan.
Suhu Mencapai 32 Derajat Celsius
BMKG juga merilis indikator atmosfer untuk wilayah Sumatera Barat. Suhu udara diperkirakan berada pada kisaran 17 hingga 32 derajat Celsius.
Kelembapan udara berkisar antara 60 hingga 97 persen. Adapun angin bertiup dari arah selatan menuju barat dengan kecepatan sekitar 4 hingga 22 kilometer per jam.
Tidak Ada Peringatan Dini Cuaca Ekstrem
BMKG memastikan tidak ada peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Sumatera Barat pada hari ini. Kondisi tersebut membuat aktivitas masyarakat di luar ruangan diperkirakan dapat berlangsung normal.
Meski demikian, masyarakat tetap disarankan memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG. Langkah itu penting untuk mengantisipasi perubahan kondisi atmosfer yang dapat terjadi sewaktu-waktu. (*)






