Padang, Javanusa—Prakiraan cuaca Sumatera Barat, Sabtu (5/9/2026), menunjukkan kondisi relatif stabil dari pagi hingga dini hari.
BMKG Minangkabau memperkirakan mayoritas wilayah mengalami cuaca cerah berawan hingga berawan.
Meski begitu, masyarakat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan perlu mengantisipasi peluang hujan ringan pada siang hingga sore hari.
Prakirawan BMKG Minangkabau, Raafi Darojat, mengatakan cuaca Sumbar pada pagi hari cenderung cerah berawan hingga berawan.
Kondisi tersebut diperkirakan berlanjut hingga siang dan sore. Namun, pertumbuhan awan hujan berpotensi memicu presipitasi lokal di sejumlah wilayah.
“Siang hingga sore hari cuaca umumnya cerah berawan hingga berawan. Namun, terdapat potensi hujan ringan di wilayah Pasaman Barat dan Pesisir Selatan,” ujar Raafi Darojat dalam keterangan resminya, Sabtu (5/9/2026).
Memasuki malam, BMKG memperkirakan tutupan awan meningkat dan menyelimuti sebagian besar wilayah Sumatera Barat.
Pasaman Barat masih memiliki peluang hujan ringan pada periode tersebut. Sementara itu, kondisi cuaca pada dini hari diperkirakan kembali berawan secara umum.
Suhu Sumbar Capai 33 Derajat Celsius
Selain kondisi langit, BMKG Minangkabau mencatat suhu udara Sumatera Barat berada pada kisaran 18 hingga 33 derajat Celsius.
Tingkat kelembapan udara juga cukup tinggi, yakni berkisar 63 hingga 98 persen. Kondisi tersebut menjadi gambaran cuaca Sumbar sepanjang Sabtu.
Dari sisi angin, pergerakannya berlangsung dari arah tenggara menuju barat. Kecepatannya berada pada kisaran 4 hingga 24 kilometer per jam.
BMKG Catat Peringatan Dini Nihil
BMKG Minangkabau tidak mencatat adanya peringatan dini cuaca untuk wilayah Sumatera Barat pada Sabtu ini.
Dengan kondisi tersebut, aktivitas masyarakat secara umum dapat berlangsung seperti biasa.
Meski demikian, warga di daerah yang berpotensi mengalami hujan ringan tetap perlu memperhatikan perkembangan cuaca.
Informasi prakiraan cuaca dapat berubah mengikuti perkembangan atmosfer.
BMKG memperbarui informasi meteorologi melalui kanal resminya untuk membantu masyarakat memperoleh data terbaru. (*)






