Padang, Javanusa—Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Minangkabau mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Sumatera Barat pada Senin (11/5/2026). Sebanyak 13 kabupaten dan kota berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat sepanjang hari.
BMKG menyebut kondisi atmosfer di Sumbar cukup dinamis dan berpotensi meningkatkan curah hujan sejak pagi hingga dini hari.
Pada pagi hari, cuaca di sebagian besar wilayah diperkirakan berawan. Namun, hujan ringan hingga sedang berpeluang terjadi di Pasaman, Lima Puluh Kota, dan Dharmasraya.
Memasuki siang hingga sore, potensi hujan diprediksi meluas ke sejumlah daerah. Sebagian besar wilayah Sumbar diperkirakan mengalami cuaca berawan disertai hujan ringan.
Sementara itu, hujan sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Kepulauan Mentawai, Agam, Tanah Datar, Padang Panjang, Padang Pariaman, Kota Padang, Pesisir Selatan, Lima Puluh Kota, Kabupaten Solok, dan Solok Selatan.
Hujan Diperkirakan Berlanjut Malam Hari
Pada malam hari, cuaca masih didominasi awan. Aktivitas hujan diperkirakan kembali meningkat menjelang dini hari.
Hujan ringan berpotensi terjadi di Padang Pariaman, Kota Pariaman, dan Pasaman. Sedangkan hujan sedang hingga lebat diprakirakan mengguyur Pasaman Barat, Agam, Kota Padang, serta Pesisir Selatan.
BMKG juga mencatat suhu udara di Sumbar berkisar antara 19 hingga 31 derajat Celsius. Kelembapan udara berada pada angka 65 sampai 98 persen.
Selain itu, angin bertiup dari arah selatan hingga barat dengan kecepatan sekitar 4 hingga 24 kilometer per jam.
BMKG Imbau Warga Tetap Waspada
Melalui peringatan dini tersebut, BMKG mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem.
Peringatan itu terutama ditujukan bagi warga di Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Tanah Datar, Padang Panjang, Padang Pariaman, Pariaman, Padang, Pesisir Selatan, Pasaman, Lima Puluh Kota, Kabupaten Solok, dan Solok Selatan.
BMKG juga meminta masyarakat rutin memantau informasi cuaca terbaru melalui situs resmi BMKG untuk mengantisipasi dampak hujan lebat. (*/red)






