Padang, Javanusa—Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sejumlah wilayah Sumatera Barat pada Kamis (7/5/2026) didominasi kondisi berawan hingga hujan ringan.
Dalam laporan terbarunya, BMKG menyebut hujan berintensitas ringan berpotensi terjadi sejak siang hingga malam hari di beberapa kota.
Kondisi udara yang lembap juga membuat suhu terasa lebih dingin, terutama di kawasan dataran tinggi dan pegunungan.
BMKG mengimbau masyarakat agar mewaspadai perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Warga yang beraktivitas di luar rumah juga disarankan membawa perlengkapan pelindung hujan.
Cuaca Padang hingga Sawahlunto Berpotensi Hujan Ringan
Di Kota Padang, hujan ringan diperkirakan turun dengan suhu berkisar 22 hingga 26 derajat Celsius. Tingkat kelembapan udara di daerah ini mencapai 95 persen.
Kota Solok diprediksi mengalami kondisi cuaca serupa. Suhu udara berada pada kisaran 21 sampai 27 derajat Celsius dengan kelembapan 73 hingga 94 persen.
BMKG juga memprakirakan hujan ringan terjadi di Sawahlunto. Suhu udara di wilayah tersebut berkisar antara 23 sampai 29 derajat Celsius.
Wilayah Dataran Tinggi Diprediksi Lebih Sejuk
Untuk kawasan dataran tinggi seperti Padang Panjang dan Bukittinggi, suhu udara diperkirakan lebih sejuk dibanding wilayah pesisir.
Padang Panjang diprediksi memiliki suhu 19 hingga 24 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan mencapai 98 persen. Sementara itu, Bukittinggi berada pada rentang suhu 18 sampai 23 derajat Celsius.
Di Payakumbuh, BMKG memperkirakan hujan ringan dengan suhu udara 21 hingga 28 derajat Celsius. Tingkat kelembapan di wilayah tersebut mencapai 96 persen.
Adapun Kota Pariaman diprediksi mengalami hujan ringan dengan suhu relatif hangat, yakni 24 sampai 29 derajat Celsius.
BMKG Imbau Warga Pantau Informasi Cuaca
BMKG meminta masyarakat rutin memantau informasi cuaca terkini, terutama bagi warga yang hendak melakukan perjalanan antarkota maupun aktivitas luar ruangan.
Selain itu, perubahan cuaca dalam beberapa hari terakhir dinilai dapat memengaruhi kondisi kesehatan. Karena itu, masyarakat diimbau menjaga daya tahan tubuh dan mengurangi aktivitas di tengah hujan jika tidak terlalu mendesak. (*/red)






