Padang, Javanusa—Prakiraan cuaca Sumatera Barat hari ini, Jumat (14/8/2026), menunjukkan potensi hujan ringan di sejumlah wilayah.
Kondisi tersebut mencakup tujuh kota utama, yakni Padang, Solok, Sawahlunto, Padang Panjang, Bukittinggi, Payakumbuh, dan Pariaman.
Masyarakat Sumatera Barat perlu menyesuaikan aktivitas dengan kondisi cuaca sepanjang Jumat.
Hujan ringan berpotensi muncul di tujuh kota utama Sumbar. Kondisi cuaca tersebut dapat berubah mengikuti dinamika atmosfer.
Selain curah hujan, perbedaan suhu juga terlihat cukup jelas antardaerah.
Wilayah dataran tinggi cenderung memiliki suhu lebih rendah. Sebaliknya, kawasan dengan elevasi lebih rendah mencatat suhu yang lebih hangat.
Prakiraan Cuaca Kota Padang
Kota Padang diprakirakan mengalami hujan ringan pada Jumat. Suhu udara berada pada kisaran 21–24 derajat Celsius.
Kelembapan udara juga tergolong tinggi, yakni sekitar 87–97 persen. Kondisi ini perlu menjadi perhatian warga yang beraktivitas di luar ruangan.
Masyarakat sebaiknya menyiapkan perlengkapan pelindung hujan. Payung atau jas hujan dapat menjadi pilihan untuk menghadapi perubahan cuaca.
Bukittinggi Jadi Kota Terdingin
Bukittinggi menjadi wilayah dengan suhu terendah di antara tujuh kota yang dipantau.
Suhu di kota tersebut diperkirakan mencapai 17–22 derajat Celsius. Tingkat kelembapannya berada pada kisaran 81–99 persen.
Letak Bukittinggi di kawasan dataran tinggi turut memengaruhi kondisi suhu yang relatif rendah.
Sementara itu, Sawahlunto mencatat rentang suhu paling tinggi. Suhu di kota tersebut diprakirakan berada pada kisaran 22–30 derajat Celsius.
Meski lebih hangat, Sawahlunto tetap berpotensi mengalami hujan ringan. Kelembapan udara diperkirakan berada pada kisaran 63–97 persen.
Kondisi Cuaca Padang Panjang dan Payakumbuh
Padang Panjang juga diprakirakan memiliki kelembapan udara yang tinggi. Angkanya dapat mencapai 99 persen dengan suhu 19–22 derajat Celsius.
Di Payakumbuh, suhu diperkirakan berkisar 20–26 derajat Celsius. Kelembapan udara di wilayah ini juga dapat mencapai 99 persen.
Perbedaan kondisi tersebut membuat masyarakat perlu memperhatikan prakiraan cuaca sebelum bepergian. Terutama bagi warga yang memiliki aktivitas luar ruangan sepanjang hari.
Pantau Informasi BMKG Sebelum Beraktivitas
Prakiraan cuaca dapat berubah seiring perkembangan kondisi atmosfer. Karena itu, masyarakat perlu mengikuti pembaruan informasi cuaca secara berkala.
Informasi terbaru dari BMKG dapat menjadi acuan sebelum menjalankan aktivitas di luar rumah.
Langkah tersebut penting, terutama ketika hujan berpotensi muncul saat perjalanan atau kegiatan berlangsung. (*)






