Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang menggelar kegiatan “Marandang” di Sentra Rendang, Kecamatan Koto Tangah, Sabtu (9/8).
Acara ini menghadirkan sejumlah tamu penting untuk ikut memasak sekaligus mencicipi rendang. Salah satunya Presiden Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI), Tun Seri Setia Dr. H. Mohd. Ali Bin Mohd. Rustam.
Lelaki asal Malaysia itu diajak melihat langsung proses pengolahan rendang, mulai dari mengaduk santan hingga merasakan empuknya daging.
Ia mengaku terkesan dengan cita rasa rendang Padang yang berbeda dengan yang biasa ia temui di Malaysia.
“Rendangnya sedap, berbeza dengan di Malaysia,” ujarnya dengan logat khas Melayu.
Wali Kota Padang Fadly Amran turut menjelaskan tahapan memasak rendang kepada tamu kehormatan tersebut. Penjelasan itu membuat Presiden DMDI terkejut.
“Ternyata memasak rendang empat jam, saya kira hanya setengah jam saja,” ucapnya.
Meski membutuhkan waktu lama, ia menilai rendang Padang memiliki kekayaan bumbu yang khas dan mendalam.
Presiden DMDI juga mendukung rencana Kota Padang untuk menjadi kota gastronomi dunia, mengingat banyaknya kuliner lezat dan khas yang dimiliki. (*/red)






